Sebagai bagian dari upaya tersebut, pembayaran ganti rugi kepada warga terdampak proyek pengendali banjir telah dilakukan dengan total nilai mencapai Rp 9,8 miliar.
Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN Alimuddin menuturkan, pembayaran ganti rugi ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memberikan kompensasi yang adil kepada masyarakat yang terkena dampak pembangunan IKN.
"Dana tersebut digunakan untuk pembebasan lahan yang diperlukan dalam proyek pengendali banjir, khususnya di Kelurahan Sepaku dan wilayah sekitarnya," ujar Alimuddin kepada Kompas.com, Senin (10/3/2025).
Saat ini, pengadaan lahan untuk proyek pengendalian banjir di Kelurahan Sepaku terus berlangsung.
Selain itu, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) juga memiliki proyek pengendali banjir Sungai Pamaluan.
Dengan pembayaran ganti rugi ini, diharapkan proyek pengendali banjir dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat serta lingkungan di IKN.
Prioritas
Proyek pengendali banjir di IKN menjadi prioritas utama mengingat beberapa faktor penyebab banjir di wilayah tersebut.
Antara lain belum optimalnya tata ruang dan pemantauan kesesuaian lahan, curah hujan tinggi yang bertepatan dengan kenaikan permukaan air laut, dan aktivitas pembukaan lahan di hulu sungai.
Titik-titik rawan banjir teridentifikasi di beberapa desa di Kecamatan Samboja dan Muara Jawa, serta di Kecamatan Sepaku.
Otorita IKN telah mengambil berbagai langkah untuk mengatasi banjir, termasuk melakukan penyusunan dokumen kajian risiko bencana, evaluasi kondisi daerah rawan banjir, pemantauan lahan di hulu sungai, dan pembangunan infrastruktur pengendalian banjir.
Kemudian rehabilitasi lahan dengan tanaman penyerap air, penerapan teknologi pemantauan banjir, pengawasan aktivitas ilegal, dan relokasi warga dari daerah rawan banjir.
Sementara dalam mendeteksi daerah rawan banjir, Otorita IKN menggunakan teknologi Early Warning System (EWS) dan Automatic Water Level Recorder (AWLR), pemetaan aliran sungai dengan GIS, dan berja sama dengan BMKG untuk prediksi curah hujan.
https://ikn.kompas.com/read/2025/03/11/160000487/ganti-rugi-proyek-pengendali-banjir-ikn-rp-9-8-miliar-telah-dibayar