Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

DPRD PPU Optimistis Pembangunan IKN Dikebut Demi Keadilan

Hal ini dilakukan untuk mewujudkan keadilan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.

Untuk itu, Raup menegaskan, masyarakat Kabupaten PPU wajib mendukung pembangunan IKN, karena kebijakan ini akan memberikan keuntungan bagi warga.

"Kami nilai Presiden Prabowo Subianto juga pikirkan Kota Nusantara, kami optimistis ibu kota Indonesia pasti dikebut demi keadilan pembangunan," ujar Raup Muin dikutip Kompas.com dari Antara, Sabtu (15/3/2025).

DPRD dan Pemkab PPU juga melakukan penyesuaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) agar selaras dengan pembangunan IKN.

Penyelarasan ini penting untuk memastikan keberlanjutan pembangunan dan menjadikan Penajam Paser Utara sebagai kota satelit yang terintegrasi dengan IKN.

"Untuk itu, DPRD bersama pemerintah kabupaten agar tidak tertinggal dari segi sumber daya manusia (SDM) maupun pembangunan, konektivitas dengan Kota Nusantara harus terbentuk dengan baik," jelas Raup.

Raup juga menyampaikan bahwa percepatan penyesuaian RPJMD dan RTRW perlu dilakukan agar tidak terjadi hambatan dalam pembangunan kabupaten di masa depan dan agar pembangunan dapat berjalan seimbang dengan IKN.

https://ikn.kompas.com/read/2025/03/15/233000787/dprd-ppu-optimistis-pembangunan-ikn-dikebut-demi-keadilan-

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com