SPbPU yang didirikan pada 1899, merupakan salah satu universitas terbaik dan terbesar di Rusia, pemimpin dalam riset ilmiah multidisipliner dan inovasi ilmiah kelas dunia.
Penghargaan prestisius doktor kehormatan diberikan kepada tokoh terkemuka yang memiliki kontribusi signifikan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi mutakhir.
Selain itu juga diberikan kepada mereka yang aktivitasnya memperluas kerja sama dan meningkatkan reputasi universitas di kancah internasional.
Keputusan bulat Dewan Akademik SPbPU pada 27 September 2024 untuk menganugerahkan gelar Doktor Kehormatan kepada lelaki yang karib disapa Ale ini menunjukkan pengakuan global atas kiprahnya.
Bahkan, Sekretaris Ilmiah SPbPU Dmitry Karpov secara eksplisit menyatakan rasa bangganya memberikan gelar Doktor Kehormatan kepada Ale.
Masuk 2 Persen Ilmuwan Terbaik Dunia
Ale adalah sosok yang tak asing di dunia akademis dan pemerintahan. Dia merupakan profesor di Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, Fakultas Teknik, serta Direktur Eksekutif Center for Sustainable Infrastructure Development Universitas Indonesia.
Di kancah nasional, Ale juga menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Dosen Indonesia dan Ketua Dewan Pengawas Forum Organisasi Profesi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
Daftar prestasinya demikian panjang. Ale tercantum dalam daftar 2 persen Ilmuwan Terbaik Dunia versi Elsevier dan Universitas Stanford selama empat tahun berturut-turut (2021-2024), baik dalam kategori dampak sepanjang karier maupun dampak tahunan.
Sebelum menjabat Deputi Transformasi Hijau dan Digital di Otorita IKN sejak 2022, Ale menempati possisi sebagai Penasihat Utama Kementerian Perhubungan RI, Ketua Komite Tetap Kebijakan Strategis Infrastruktur di Kadin, dan Sekretaris Anggota Dewan Pertimbangan Presiden RI.
Tak mengherankan jika Rektor SPbPU Professor Andrei Rudskoi pun mengapresiasinya. Terlebih kontribusi Ale dalam pengembangan SPbPU yang sangat berdampak signifikan.
"Sejak 2019, Profesor Berawi memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan SPbPU dengan menjadi visiting professor serta terlibat aktif dalam penyelenggaraan konferensi internasional tahunan di bidang Inovasi dalam Ekonomi Digital," papar Rudskoi.
Associate Professor SPbPU Angi Sukhvediani menambahkan, kiprah Ale dalam pengembangan program magister, mengajar topik pembangunan berkelanjutan kawasan urban, serta aktif dalam kuliah umum, seminar, dan pengajuan hibah bersama tak diragukan lagi.
"Publikasi artikel ilmiah SPbPU turut berkontribusi memperkuat profil universitas dalam pemeringkatan subjek QS dan THE untuk bidang Business & Management Studies (2021) dan Business and Economics (2020), dan bidang teknik," tegas Angi.
Atas gelar kehormatan ini, Ale menganggapnya sebagai hasil dari komitmen dalam memajukan ilmu pengetahuan, inovasi, dan kolaborasi internasional.
Dia mengharapakan pencapaian ini dapat menginspirasi inisiatif bersama dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
"Pada akhirnya akan melayani tujuan yang lebih besar untuk meningkatkan kualitas hidup, mendukung keberlanjutan, dan menjamin masa depan yang lebih baik," cetus Ale.
Penganugerahan ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi Ale dan Indonesia, tetapi juga mengukuhkan posisi IKN di mata dunia sebagai proyek yang didukung oleh keahlian dan visi global.
https://ikn.kompas.com/read/2025/06/14/214241587/otak-di-balik-ikn-ali-berawi-raih-doktor-kehormatan-kampus-top-rusia