Otorita IKN melalui Staf Khusus Kepala Otorita sekaligus Juru Bicara, Troy Pantouw, dengan tegas menyatakan bahwa tidak ada biaya masuk sama sekali untuk berkunjung ke Kawasan IKN, terutama di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).
"OIKN tidak pernah mensyaratkan pembayaran dalam bentuk apapun bagi masyarakat yang ingin mengunjungi kawasan IKN," tegas Troy Pantouw, Sabtu (5/7/2025).
Masyarakat diundang untuk datang setiap hari, termasuk akhir pekan (Sabtu dan Minggu), guna menyaksikan langsung progres pembangunan IKN.
Berbagai ruang publik sudah bisa dinikmati, seperti Plaza Seremoni, Istana Garuda, Kantor Kementerian Koordinator, dan Taman Kusuma Bangsa. Ini adalah kesempatan emas untuk merasakan langsung atmosfer ibu kota masa depan Indonesia.
Bahkan, pada acara-acara besar, kendaraan pribadi diizinkan masuk ke area parkir di sekitar KIPP. Pengunjung hanya perlu mematuhi rambu-rambu dan instruksi dari petugas di lapangan untuk kelancaran bersama.
Waspada Pungutan Liar
Pernyataan ini sekaligus menjadi penekanan keras dari Otorita IKN terhadap praktik pungutan liar (pungli) yang mungkin dilakukan oleh oknum tak bertanggung jawab.
Troy menegaskan bahwa segala bentuk pungutan, termasuk pungutan parkir tidak resmi, adalah ilegal dan harus segera dihentikan.
"Tidak ada pungutan apapun bagi masyarakat yang ingin berkunjung ke KIPP di IKN. Laporkan kepada kami jika mengalami pungutan liar di lapangan!" seru Troy Pantouw.
Otorita IKN berkomitmen untuk memproses setiap laporan pungutan liar sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku.
Masyarakat diimbau untuk aktif melaporkan tindakan tidak sah yang dapat mencoreng semangat keterbukaan dalam pembangunan IKN.
Untuk pengaduan dan informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Hotline Resmi Otorita IKN di nomor: 0811 5999 767.
"Mari bersama-sama segenap komponen masyarakat, kita menumbuhkan kebanggaan IKN menjadi kota yang layak dan nyaman huni serta dicintai dan menjadi kota dunia untuk semua. Bersama kita jaga dan bangun IKN," pungkas Troy.
https://ikn.kompas.com/read/2025/07/06/215637087/awas-pungli-wisata-ke-ikn-gratis-100-persen-tanpa-dipungut-biaya