Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Prabowo Rilis Sekolah Rakyat, Anak-anak IKN Bisa Jago Bahasa Inggris

Ini merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan anak-anak dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk keluarga kurang mampu, mendapatkan akses pendidikan berkualitas.

Program ini bukan hanya membangun ruang kelas, melainkan juga menciptakan fondasi generasi masa depan yang siap bersaing di panggung global.

Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menyatakan bahwa Sekolah Rakyat adalah wujud nyata komitmen IKN dalam membangun sumber daya manusia yang unggul.

Program ini telah berjalan di delapan sekolah dasar di sekitar IKN dan berfokus pada tiga pilar utama: literasi, numerasi, dan penguasaan bahasa internasional.

Hasil evaluasi menunjukkan dampak yang luar biasa. Dalam enam bulan terakhir, kemampuan literasi siswa meningkat sekitar 30-40 persen, sebuah capaian yang diukur melalui asesmen berkala.

Untuk mempersiapkan anak-anak menjadi warga dunia, Otorita IKN juga meluncurkan Hi5 Club, sebuah program pembudayaan bahasa Inggris yang diadakan setiap Jumat.

Program ini menyediakan ruang interaktif bagi siswa dan masyarakat untuk berlatih percakapan, memperkaya kosakata, dan meningkatkan rasa percaya diri.

"Langkah ini diambil untuk mempersiapkan siswa agar mampu berperan aktif dalam mendukung IKN sebagai kota dunia untuk semua," jelas Troy, Jumat (8/8/2025).

Kota Inklusif dan Kolaboratif

Troy menegaskan, semangat Sekolah Rakyat sejalan dengan visi besar IKN untuk membangun manusia yang berdaya saing.

IKN tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga masa depan generasi yang cakap, inklusif, dan siap berperan di panggung global.

"Saat ini kami bersama Tanoto Foundation sedang melakukan asesmen untuk mengembangkan program selanjutnya," ungkap Troy.

Program ini memastikan bahwa manfaat pembangunan IKN dirasakan langsung oleh masyarakat.

Otorita IKN juga mengajak berbagai pihak, baik swasta maupun lembaga lain, untuk berkolaborasi dalam membangun pendidikan bermutu.

Dengan demikian, IKN tidak hanya akan menjadi ibu kota modern dan terbuka, tetapi juga sebuah kota yang dibangun dengan fondasi pendidikan yang kua.

Sehingga mampu menciptakan lulusan yang unggul, dan pada akhirnya, menghasilkan warga yang berkontribusi pada karakter pribadi, sosial, ekonomi, dan kultur yang positif.

https://ikn.kompas.com/read/2025/08/10/053000387/prabowo-rilis-sekolah-rakyat-anak-anak-ikn-bisa-jago-bahasa-inggris

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar