Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Profesor Belanda Bicara tentang IKN: Perlu Koordinasi Antar-lembaga

Periset dari Utrecht University Belanda yang bertindak sebagai Principal Investigator/Project Coordinator Pembangunan Berkelanjutan di Kalimantan, Prof. dr. Kei Otsuki, berbagi pandangannya mengenai perkembangan IKN, dari sudut pandang ilmiah.

Kepada Kompas.com, Minggu (17/8/2025), Kei menyebutkan bahwa perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI tahun ini terasa lebih meriah dan informal dibanding tahun sebelumnya, dengan unsur seni dan pertunjukan yang lebih banyak.

"Ini kedua kalinya kami menyaksikan upacara peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia. Kami merasa perayaannya lebih santai dan menghibur tahun ini," ujar Kei. 

Perbedaan Signifikan di IKN

Sebagai periset yang datang setiap musim panas, ia melihat adanya perubahan signifikan di IKN.

"Sekarang sudah banyak sekali infrastruktur dan gedung. Dulu hampir tidak ada dan masih dalam tahap konstruksi. Sekarang terlihat sangat berbeda, sepertinya sudah menjadi kota," katanya.

Kei juga mengungkapkan bahwa mereka sedang menjalankan proyek riset untuk mengkaji dampak IKN terhadap wilayah Kalimantan Timur.

Ia melihat IKN sebagai wilayah yang kaya akan keragaman, di mana ia bisa bertemu dengan orang-orang dari berbagai daerah, seperti Jawa, Sulawesi, hingga Papua.

Keragaman ini menunjukkan bahwa IKN mulai menjadi pusat yang menarik minat banyak pihak, baik untuk bekerja maupun mencari peluang.

Tantangan dan Harapan ke Depan

Meski optimistis, Kei menyoroti beberapa tantangan yang masih harus dihadapi.

Ia menyebutkan koordinasi antarlembaga pemerintah, baik pusat maupun daerah, sebagai hal yang sangat penting untuk memastikan IKN benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat lokal.

"Penting untuk melihat bagaimana IKN bisa menyeimbangkan antara ekonomi yang saat ini masih didominasi pertambangan batu bara, dengan visi IKN sebagai kota yang bersih dan hijau," jelasnya.

Menurutnya, perlu ada lebih banyak dialog dan kolaborasi untuk menyatukan visi dari berbagai pihak.

Namun demikian, dia menyadari, Otorita IKN masih berupaya untuk menstabilkan peran mereka dalam pembangunan.

Oleh Karena itu, Kei tetap berharap IKN bisa maju dan berkembang, serta tidak melupakan kesejahteraan masyarakat sekitar dan kelestarian lingkungan.

Ia pun antusias untuk kembali lagi pada tahun-tahun mendatang melihat perkembangannya.

"Kami akan terus memantau perkembangannya, dan berharap bisa kembali lagi," tutupnya.

https://ikn.kompas.com/read/2025/08/18/073443387/profesor-belanda-bicara-tentang-ikn-perlu-koordinasi-antar-lembaga

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar