Ini adalah deklarasi penegasan peran TNI sebagai pilar utama kedaulatan, yang kini berhadapan langsung dengan episentrum pembangunan nasional.
Dengan tema "TNI PRIMA, TNI Rakyat, Indonesia Maju", peringatan ini menandai komitmen TNI untuk bertransformasi menjadi kekuatan yang Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif.
Soliditas Tiga Matra dan Amanat TNI Rakyat
Upacara yang dipimpin oleh Kasdam VI/Mulawarman, Brigjen TNI Ari Aryanto, berlangsung khidmat dengan melibatkan sekitar 500 peserta dari ketiga matra (AD, AL, AU), Polri, ASN, hingga organisasi mitra TNI.
Kehadiran elemen sipil dan militer ini menegaskan kembali prinsip kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan, Brigjen Ari Aryanto menekankan filosofi utama yang melandasi eksistensi TNI.
"TNI lahir dari rakyat, bersama rakyat, dan berjuang demi rakyat. Kedekatan dan kebersamaan dengan seluruh komponen bangsa adalah kunci mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur."
Momen puncak upacara adalah penganugerahan Tanda Kehormatan Republik Indonesia kepada prajurit berprestasi.
Penghargaan ini menjadi simbol pengakuan negara atas dedikasi dan pengabdian tanpa kompromi, sekaligus memacu semangat regenerasi di tubuh institusi.
Waspada Hoaks dan Integritas di Era Digital
Di era informasi yang penuh tantangan, Panglima TNI juga menyerukan dua penekanan strategis bagi seluruh prajurit.
Pentingnya menjaga soliditas antar matra (AD, AL, AU) sebagai satu kesatuan pertahanan. Selain itu, prajurit diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap provokasi dan hoaks di media sosial, yang berpotensi memecah belah dan mengganggu stabilitas nasional.
Prajurit juga diwajibkan menjalankan tugas dengan tulus dan berintegritas tinggi, selalu mendahulukan kepentingan rakyat, bangsa, dan negara di atas kepentingan pribadi atau kelompok.
Dari Barisan Militer ke Semangat Kebersamaan
Setelah upacara pokok yang tertib, peringatan HUT TNI dilanjutkan dengan acara tambahan yang meriah, menegaskan sisi humanis dan kedekatan TNI dengan komunitas.
Kegiatan seperti lomba joged tabola bale dan pemotongan tumpeng menjadi penutup simbolis. Potongan tumpeng pertama diserahkan sebagai lambang semangat regenerasi dan pengabdian tanpa henti.
Peringatan HUT ke-80 TNI di Balikpapan ini menjadi penanda kuat bahwa di tengah modernisasi alutsista dan kompleksitas ancaman, inti dari kekuatan TNI tetap pada kemanunggalan dengan rakyat dan komitmen untuk menjadi organisasi yang PRIMA di setiap tugas.
https://ikn.kompas.com/read/2025/10/06/103004287/dari-lapangan-kodam-mulawarman-ini-makna-tni-prima-di-hut-ke-80