Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Korporasi Raksasa Belgia Bidik IKN, Kawasan Diplomatik Jadi Prioritas

Komitmen Indonesia untuk membangun kota hutan berkelanjutan atau sustainable forest city menarik perhatian serius dari Uni Eropa, khususnya Belgia.

Kunjungan diplomatik Duta Besar Belgia untuk Indonesia, Frank Leon L Felix, pada 15–16 Desember 2025, menjadi sinyal kuat bahwa korporasi asal "Negeri Cokelat" tersebut berpeluang besar menyuntikkan investasi dan teknologi mereka ke jantung Nusantara.

Selama ini, narasi mengenai pembangunan IKN di media internasional sering kali dipenuhi spekulasi. Namun, kunjungan langsung Frank Felix mengubah perspektif tersebut secara drastis.

Setelah meninjau langsung sejumlah proyek strategis, ia memberikan testimoni positif terhadap kecepatan pembangunan Indonesia.

"Sebelumnya kami banyak mendengar berbagai informasi dari media. Karena itu, kami ingin melihat langsung perkembangan pembangunan IKN. Ternyata, kami melihat progres pembangunan yang luar biasa," ungkap Frank Felix saat diterima di Kantor Balai Kota Otorita IKN.

Bagi Belgia, IKN bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan sebuah laboratorium hidup untuk teknologi perkotaan masa depan, di mana perusahaan-perusahaan mereka yang unggul dalam bidang energi terbarukan, manajemen air, dan konstruksi hijau dapat berkontribusi.

Fase Kedua: Kawasan Legislatif, Yudikatif, dan Diplomatik

Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN, Aswin Grandiarto Sukahar, memaparkan bahwa saat ini Nusantara telah resmi menapaki tahap kedua pembangunan.

Fase ini merupakan periode krusial karena menyangkut marwah negara, yakni pembangunan gedung-gedung tinggi lembaga negara.

"Pembangunan kawasan Legislatif (DPR/MPR) dan Yudikatif (Mahkamah Agung/Mahkamah Konstitusi) ditargetkan rampung pada akhir tahun 2027," ungkap Aswin.

Kawasan khusus korps diplomatik asing akan ditempatkan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Lokasinya sangat strategis, berada di sisi selatan dan berdekatan dengan area legislatif, menciptakan ekosistem pemerintahan yang terintegrasi dan aman.

Kesiapan infrastruktur dasar di kawasan diplomatik ini menjadi poin penting bagi Belgia, yang juga tengah mempersiapkan transisi kedutaan mereka menuju operasional penuh IKN pada tahun 2028.

Peluang Investasi: Apa yang Ditawarkan Belgia?

Belgia dikenal memiliki korporasi global dengan keahlian khusus yang sangat relevan dengan visi IKN.

Kunjungan ini membuka pintu bagi kolaborasi di beberapa sektor kunci seperti teknologi hijau dan smart city. 

Belgia adalah salah satu pemimpin di Eropa dalam solusi smart cityyang dapat membantu IKN mencapai target emisi nol bersih.

Kemudian, perusahaan konstruksi Belgia memiliki rekam jejak panjang dalam membangun infrastruktur publik yang estetik namun ramah lingkungan.

Mengingat lokasinya sebagai pusat transit, keahlian Belgia dalam manajemen logistik pelabuhan dan transportasi pintar sangat dibutuhkan IKN.

"Otorita IKN memberikan kami banyak sudut pandang terkait bagaimana kita dapat saling bekerja sama. Kerja sama lintas negara sangat memungkinkan, terutama apabila perusahaan Belgia dapat mengambil bagian dalam pembangunan ini," pungkas Frank Felix.

https://ikn.kompas.com/read/2025/12/17/200000387/korporasi-raksasa-belgia-bidik-ikn-kawasan-diplomatik-jadi-prioritas

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar