Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

IKN dalam Bingkai Foto, Denyut Kehidupan, dan Hangatnya Kebersamaan

IKN mulai menunjukkan pesonanya sebagai sebuah kota yang hidup, ramah, dan penuh energi kebersamaan.

Suasana awal tahun di IKN hadir dengan kejutan suka cita, di mana ruang-ruang publik beralih fungsi menjadi panggung cerita masyarakat.

Aktivitas pada siang hari menunjukkan betapa antusiasnya masyarakat menyambut wajah baru Indonesia.

Dalam bidikan kamera, terlihat masyarakat memadati trotoar yang asri di depan gedung-gedung perkantoran dengan arsitektur berkelanjutan yang dihiasi tanaman merambat hijau.

Tawa pecah di ruang terbuka, anak-anak berlarian, sementara para orang tua sibuk mengabadikan momen dengan latar belakang kemajuan infrastruktur.

Ini adalah bukti bahwa IKN tumbuh bukan sebagai kota administratif yang dingin, melainkan ruang sosial yang inklusif.

Dari udara, terlihat garis-garis lampu kendaraan yang tertib mengalir di antara gedung-gedung yang berpendar kuning keemasan.

Ikonografi burung Garuda di depan Istana Negara terlihat gagah bersinar di kejauhan, menjadi pusat gravitasi visual bagi siapa saja yang memandang.

Di sudut lain, hiruk pikuk kendaraan di area parkir menunjukkan mobilitas yang tinggi. Namun, di tengah kecanggihan itu, sisi humanis tetap menjadi pemenang.

Terlihat potret hangat perjumpaan dua orang sahabat, seorang suster dan seorang warga, yang bercengkerama di dekat instalasi pohon natal yang bercahaya.

Momen ini menegaskan bahwa keberagaman dan toleransi adalah fondasi yang kokoh bagi Nusantara.

Terlihat warga sangat menikmati fasilitas jalur sepeda dan trotoar yang lebar, terpisah jauh dari jalur kendaraan bermotor, memberikan rasa aman bagi pejalan kaki.

Taman-taman kota menjadi magnet utama bagi keluarga untuk berkumpul, duduk bersantai, dan menikmati udara segar Kalimantan.

Meskipun ramai dikunjungi, penataan kendaraan terlihat rapi, mencerminkan budaya kota yang teratur dan disiplin.

Ruang-ruang kota diisi oleh kebersamaan dan cerita yang tercipta di setiap sudut. Nusantara bukan lagi sekadar proyek nasional, melainkan rumah bagi harapan-harapan baru.

Langkah bersilangan di jalan dan perjumpaan hangat bersama keluarga serta sahabat mewarnai perayaan tahun baru yang sederhana namun sangat bermakna.

IKN telah membuktikan diri sebagai ruang yang ramai, hangat, dan penuh kehidupan, sebuah kota yang memiliki "jiwa".

Sebagaimana dikatakan Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, “We are at the point of no return.”

Kalimat yang diucapkan Basuki ini bukan sekadar pernyataan teknis tentang progres konstruksi. 

Ia adalah sebuah ikrar ideologis, dengan denyut kehidupan yang berdegup kencang di jantung Kalimantan.

Nusantara terus bertumbuh laksana doa yang dikabulkan perlahan. Ia adalah perpaduan antara ambisi baja infrastruktur, kelembutan nafas alam, dan pemuliaan harkat manusia.

Ketiganya terorkestrasi menjadi simfoni yang membawa IKN melangkah mantap menuju halaman baru: Ibu Kota Politik Indonesia.

https://ikn.kompas.com/read/2026/01/04/232341287/ikn-dalam-bingkai-foto-denyut-kehidupan-dan-hangatnya-kebersamaan

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar