Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

IKN Tancap Gas, 7 Paket Infrastruktur Strategis Hampir 100 Persen

Otorita IKN melaporkan lompatan besar dalam pembangunan infrastruktur dasar, khususnya pada jaringan Jalan 1B-1C yang menjadi urat nadi konektivitas di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Jaringan jalan strategis ini dirancang sebagai pengikat ekosistem kehidupan perkotaan yang menghubungkan kawasan pemerintahan, pusat pendidikan kelas wahid, layanan kesehatan internasional, hingga area residensial aparatur negara.

Pembangunan jaringan Jalan 1B-1C dilaksanakan melalui tujuh paket pekerjaan yakni Paket A hingga G.

Secara kumulatif, rata-rata progres fisik dari keseluruhan paket ini telah menyentuh angka 99 persen, dengan mayoritas paket telah rampung sepenuhnya 100 persen.

Berikut 7 Paket Infrastruktur Strategis

1. Paket A: Akses Rusun ASN & Sport Hub, Progres 99 persen

Meliputi pembangunan jalan pada Seksi 1 sepanjang 1,3 km. Jalur ini memiliki peran krusial menghubungkan kawasan Rusun ASN 1 menuju arah Lapangan PSSI, memastikan mobilitas penghuni rusun menuju fasilitas olahraga berjalan lancar.

2. Paket B: Gerbang Pendidikan Al-Azhar, Progres 100 persen

Ruas jalan pada Seksi 2 sepanjang 1,9 km ini telah rampung total. Jalan ini melintasi beberapa persil strategis, termasuk akses utama menuju Sekolah Al-Azhar, salah satu institusi pendidikan unggulan di KIPP.

3. Paket C: Jalur Kampus Taruna Nusantara, Progres 100 persen

Memiliki panjang 1,8 km pada Seksi 3, ruas ini melayani akses vital menuju kawasan pendidikan tinggi dan menengah, salah satunya adalah Sekolah Taruna Nusantara.

4. Paket D: Konektivitas Kawasan Investasi, Progres 100 persen

Jalan sepanjang 2,2 km pada Seksi 5 ini didesain khusus untuk menopang sektor logistik dan ekonomi, menghubungkan antar kawasan persil investasi pergudangan Sunhub.

5. Paket E: Lingkar Fasilitas Publik, Progres 99 persen

Merupakan jalan lingkar sepanjang 2,2 km yang mengintegrasikan fasilitas olahraga dan kesehatan. Jalur ini menghubungkan Lapangan PSSI dengan RS Mayapada, memastikan akses medis yang cepat bagi atlet maupun warga.

6. Paket F: Penghubung Exit Tol Pulau Balang, Progres 100 persen

Menjadi salah satu paket paling kompleks sepanjang 2,5 km. Ruas ini menghubungkan sisi samping lanjutan Jalan Tol Seksi 6C, melewati persil RS Abdi Waluyo, dan terintegrasi langsung dengan Exit Tol Pulau Balang. Ini adalah pintu masuk utama logistik dari luar kawasan KIPP.

7. Paket G: Akses Pendukung Seksi 4, Progres 100 persen

Melengkapi konektivitas di Seksi 4, jalan sepanjang 1 km ini memberikan akses tambahan yang efisien menuju kawasan Sekolah Taruna Nusantara.

IKN Sebagai Magnet Investasi dan Pendidikan

Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN, Aswin Grandiarto Sukahar, menegaskan bahwa rampungnya Jalan 1B-1C adalah kunci pembuka gerbang investasi dan operasional layanan publik di IKN.

“Jalan 1B-1C ini akan menjadi konektivitas strategis yang menghubungkan berbagai persil pembangunan, seperti Kampus Universitas Gunadarma, SMA Taruna Nusantara, hingga RS Abdi Waluyo. Dengan ruas jalan ini, akses logistik semakin lancar dan peluang investasi semakin terbuka lebar bagi masyarakat umum ke depannya,” jelas Aswin.

Kehadiran jaringan jalan utama ini merupakan bagian dari perwujudan sistem transportasi yang terintegrasi, aman, dan efisien.

Dengan infrastruktur jalan yang hampir menyentuh 100 persen, IKN siap menyambut aktivitas pemerintahan yang lebih masif dan kehidupan sosial masyarakat yang dinamis di jantung Kalimantan.

https://ikn.kompas.com/read/2026/01/08/224428887/ikn-tancap-gas-7-paket-infrastruktur-strategis-hampir-100-persen

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com