Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Tol IKN Seksi 3A-2 Ambles, Ini Kronologi Menurut Wamen PU

Jalan Tol IKN Seksi 3A-2 Segmen Karangjoang-KKT Kariangau dilaporkan mengalami degradasi struktural berupa amblesan pada badan jalan.

Fenomena ini memicu respons cepat dari otoritas terkait untuk menjaga integritas struktural dan keselamatan publik di jalur penghubung strategis Balikpapan menuju pusat pemerintahan baru tersebut.

Kepada Kompas.com, Sabtu (10/1/2026), Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU), Diana Kusumastuti, memberikan telaah secara rinci fase-fase terjadinya anomali geoteknik ini.

Berdasarkan analisis lapangan, terdapat korelasi langsung antara beban hidrologi ekstrem dengan stabilitas tanah timbunan.

Menurut Diana, kronologi dimulai pada Rabu (07/01/2026) pukul 15.35 WITA. Kawasan Tol IKN diguyur hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung secara kontinu hingga Kamis (08/01/2026) pagi.

Infiltrasi air hujan yang masif ke dalam pori-pori tanah meningkatkan tekanan air pori, yang secara teoretis menurunkan kuat geser tanah pada area timbunan.

"Puncaknya terjadi pada Kamis (08/01/2026) pukul 11.55 WITA. Tim lapangan melaporkan terjadinya pergeseran tanah pada timbunan disposal," jelas Diana.

Tekanan hidrostatis akibat hujan ekstrem memicu ketidakseimbangan gaya pada lereng timbunan, mengakibatkan pergerakan massa tanah yang berdampak pada struktur di atasnya.

Meskipun pada Kamis pagi jalan masih terlihat normal secara visual, sebagaimana dikonfirmasi oleh kesaksian warga setempat, Rahman, namun proses degradasi di bawah permukaan terus berlangsung.

Pada Jumat (09/01/2026) pagi, kondisi jalan telah mengalami "patah" atau diskontinuitas pada sambungan struktur (joint), yang menyebabkan akses terputus total.

Penanganan dan Dampak Infrastruktur

Atas kejadian ini, Kementerian PU tidak sekadar melakukan penutupan lokasi, namun langsung menginisiasi prosedur mitigasi kegagalan bangunan yang melibatkan konsorsium BUMN konstruksi terkemuka, yakni PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Hutama Karya (Persero), PT Nindya Karya (Persero), dan PT Brantas Abipraya (Persero).

Langkah strategis yang diambil adalah melakukan audit menyeluruh terhadap unit slab on pile untuk mendeteksi adanya kerusakan laten pasca-amblesan.

Mengurangi massa tanah pada lokasi disposal untuk meminimalisasi gaya dorong yang dapat memicu pergerakan tanah susulan.

Menyusun rencana perbaikan permanen yang mencakup penguatan fondasi dan perbaikan sistem drainase agar mampu mengakomodasi curah hujan ekstrem di masa depan.

Diana menegaskan bahwa target penyelesaian perbaikan permanen diproyeksikan rampung pada Maret 2026, guna memastikan kesiapan jalur sebelum lonjakan arus mudik Idul Fitri.

Tol seksi 3A paket IKN Karangjoang-KKT Kariangau dengan nilai proyek mencapai Rp 2,9 triliun ini membentang sepanjang 13,4 kilometer.

Proyek dengan skema kontrakt tahun jamak alias Multi Years Contract (MYC) ini dikerjakan oleh KSO dengan PT Adhi Karya (Persero) Tbk sebagai pemimpin konstruksi lapangan, PT Hutama Karya (Persero), dan PT Nindya Karya (Persero), dan PT Brantas Abipraya (Persero).

https://ikn.kompas.com/read/2026/01/11/150000087/tol-ikn-seksi-3a-2-ambles-ini-kronologi-menurut-wamen-pu

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com