Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Masjid Negara IKN Siap Gelar Tarawih Berjamaah Ramadan Tahun 2026

Kabar ini menjadi oase bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sedang bersiap memulai lembaran hidup baru di tanah Kalimantan.

Kesiapan tempat ibadah ini merupakan bagian dari pemenuhan hak konstitusional warga negara.

Direktur Pelayanan Dasar Otorita IKN, Suwito, menegaskan bahwa kebebasan beragama dan kenyamanan beribadah adalah satu dari empat pilar pelayanan dasar yang wajib tersedia sebelum mobilisasi ASN dilakukan secara masif.

Masjid Negara IKN dirancang sebagai pusat interaksi sosial. Otorita pun telah menyiapkan rangkaian kegiatan yang padat, mulai dari salat fardu lima waktu, salat Jumat, hingga kajian khusus yang menyasar berbagai segmen penghuni IKN.

"Masjid Negara IKN kami siapkan sebagai pusat kegiatan ibadah dan kebersamaan. Kami mengajak seluruh Sahabat Insan OIKN memeriahkan Ramadan di sini, yang juga akan dilengkapi dengan bazar Ramadan dan takjil berbuka puasa," ujar Suwito dikutip Kompas.com, Rabu (11/2/2026).

Kegiatan religi yang disiapkan pun cukup beragam, meliputi kajian subuh dan kultum tarawih, pengajian khusus Gen-Z dan ibu-ibu, peringatan Nuzulul Qur’an hingga pelaksanaan salat Idul Fitri pertama di KIPP.

Selain Masjid Negara yang menjadi ikon, pelayanan ibadah juga tersebar di 12 masjid dan 37 musala yang mencakup kawasan perkantoran, Hunian Pekerja Konstruksi (HPK), hingga rumah susun.

Otorita IKN juga memastikan layanan ibadah bagi umat Kristiani tetap menjadi prioritas dalam koordinasi wilayah.

Ekosistem Dasar yang Semakin Utuh

Penyediaan fasilitas peribadatan ini melengkapi infrastruktur dasar lainnya yang juga diklaim sudah melampaui standar nasional.

Di sektor kesehatan, tiga rumah sakit (RS Hermina, RS Mayapada, dan RSUP Kemenkes) telah beroperasi dengan rasio tempat tidur mencapai 2 hingga 3 unit per 1.000 penduduk, jauh di atas rata-rata nasional.

Sementara itu, di sektor pendidikan, sekolah terpadu dari jenjang PAUD hingga SMA akan menyambut tahun ajaran baru, didukung oleh kehadiran institusi ternama seperti Sekolah Taruna Nusantara dan sekolah internasional lainnya.

Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik Otorita IKN, Troy Pantouw, melihat kesiapan pelayanan peribadatan sebagai instrumen vital untuk membangun ketahanan mental para pionir Nusantara.

“Kesiapan pelayanan peribadatan menjadi bagian penting dalam membangun kenyamanan, ketenangan batin, dan ketahanan mental ASN dalam menjalani proses perpindahan,” ungkap Troy.

https://ikn.kompas.com/read/2026/02/11/145948887/masjid-negara-ikn-siap-gelar-tarawih-berjamaah-ramadan-tahun-2026

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar