Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Basilika Nusantara IKN Jadi Tuan Rumah Sidang Tahunan KWI Mei 2026

Termasuk Gereja Katolik Basilika Nusantara Santo Fransiskus Xaverius, yang berdiri sebagai representasi pluralisme dan memasuki penyelesaian nahap akhir.

Kementerian Agama menargetkan Basilika Nusantara dapat fungsional pada Mei 2026.

Momentum ini dipersiapkan secara khusus untuk menyambut Sidang Tahunan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), sebuah ajang prestisius yang akan mempertemukan seluruh uskup se-Indonesia di ibu kota baru.

Wakil Menteri Agama (Wamenag), Muhammad Syafi’i, menekankan bahwa pembangunan ini tidak sekadar mengejar aspek estetika arsitektural, tetapi juga mengintegrasikan teknologi modern.

Instrumen Liturgi dari Eropa

Salah satu poin penting yang menjadi pusat perhatian adalah instalasi instrumen liturgi yang didatangkan langsung dari Eropa.

"Yang menjadi perhatian khusus adalah pemasangan lonceng dan salibnya. Komponen ini didatangkan khusus dari Belanda dan dioperasikan menggunakan sistem digital," ungkap Syafi’i, dikutip Kompas.com, Selasa (17/2/2026).

Penggunaan sistem digital pada instrumen gereja tradisional ini mencerminkan visi IKN sebagai smart city.

Integrasi antara tradisi kekristenan dengan efisiensi teknologi abad ke-21 diharapkan menjadi preseden bagi pembangunan fasilitas peribadatan lainnya di kawasan Nusantara.

Kapasitas dan Fasilitas Wisma

Secara teknis, progres konstruksi Basilika Nusantara telah mencapai tahap yang sangat meyakinkan.

Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan Kalimantan Timur Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Efry Biaktama Meliala, memastikan bahwa struktur utama bangunan telah berdiri kokoh.

“Area basilika memiliki kapasitas sekitar 1.300 jemaat. Selain ruang ibadah utama, kami juga telah menyelesaikan pembangunan wisma yang menyediakan 43 kamar untuk akomodasi para tamu dan pimpinan gereja,” jelas Efry.

Saat ini, fokus pengerjaan dialihkan pada detail interior dan pengadaan mebel.

Meskipun pengerjaan interior masih berlangsung, Efry optimistis bahwa pemasangan elemen-elemen eksternal yang ikonik akan rampung dalam bulan depan, sehingga jadwal pertemuan para uskup tidak terganggu.

https://ikn.kompas.com/read/2026/02/17/150355687/basilika-nusantara-ikn-jadi-tuan-rumah-sidang-tahunan-kwi-mei-2026

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar