Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, mengungkapkan hal itu kepada Kompas.com, usai meninjau penanganan banjir skibat luipan air Sungai Babakan, Brebes, Sabtu (28/3/2026).
Meskipun Jalan Tol IKN sudah berkali-kali diuji coba secara fungsional, terutama pada momentum hari besar Natal, Tahun Baru, dan Lebaran, target operasional secara total baru akan tercapai dalam satu tahun mendatang.
"Kalau fungsional kan sudah ya, sudah dibuka berkali-kali. Cuman secara penuh, ditargetkan oleh Pak Dirjen Bina Marga pada 2027. Sudah siap semua," ujar Dody.
Kepastian ini menjawab teka-teki mengenai kapan akses jalan bebas hambatan berbayar ini benar-benar bisa dinikmati publik tanpa pembatasan jam operasional.
Mengenai siapa yang akan mengelola jalur strategis ini, Dody mengisyaratkan pola yang umum berlaku dalam industri jalan tol di Indonesia, yakni melalui Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).
Dengan beroperasinya tol ini secara total, waktu tempuh yang semula mencapai 2 jam via jalur nasional, dipangkas menjadi hanya sekitar 30 hingga 45 menit saja.
Proyek-proyek tersebut mencakup pembangunan Istana Wakil Presiden, Masjid Negara, hingga sistem sanitasi dan pengelolaan air limbah (IPAL).
Dody menekankan, pekerjaan saat ini lebih banyak pada tahap penyelesaian detail (finishing) dan penyesuaian anggaran yang diberikan.
"Sebenarnya tinggal penyelesaian kecil-kecil saja. Kita support penuh untuk menyelesaikan apa yang masih tersisa," tambahnya.
https://ikn.kompas.com/read/2026/03/28/225458187/tol-ikn-beroperasi-penuh-tahun-2027-pangkas-waktu-jadi-30-45-menit