Penulis
TENGGARONG, KOMPAS.com - Salah satu penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Kutai Kartanegara, membidik penurunan angka kemiskinan 2025 sekitar 5 persen.
Ini merupakan salah satu fokus utama yang menjadi poin strategis kebijkan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) 2025.
Plt Kepala Bappeda Kutai Kertanegara Syarifah Vanesa menjelaskan, poin-poin kritis Proses Penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah.
Baca juga: Cara Balikpapan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan Jelang Lebaran
Antara lain, rancangan kerja yang belum disusun berdasarkan analisis permasalahan. Kemudian, penyusunan target kinerja belum didasari atas perhitungan hubungan antara output, outcome dan impact.
Selanjutnya, belum ditentukan lokasi prioritas pelaksanaan program dan kegiatan, serta penetapan anggaran belum didasari atas pertimbangan standar harga dan standar belanja.
Syarifah berharap, ada upaya perbaikan dengan memastikan Perangkat Daerah dapat memahami indikator kinerja, dan faktor pendukung dan penghambat secara komprehensif.
Selain itu juga memperkuat analisis data-data sektoral dan kewilayahan serta menghitung sub kegiatan secara rinci berdasarkan standar belanja untuk Tahun 2025.
Baca juga: Formasi Khusus 225.000 ASN di IKN, Putera Daerah Diberi Kesempatan Luas
"Hal agar RKPD dapat disusun menggunakan fitur dengan rincian pada Aplikasi Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD)," ujar Syarifah dalam Forum Lintas Perangkat Daerah Rancangan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Kukar Tahun 2025, dikutip dari keterangan resmi, Minggu (17/3/2024).
Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara Sunggono mengharapkan, kegiatan ini dapat menjalin kerja sama, dan kolaborasi yang lebih erat antar perangkat daerah dalam upaya mencapai tujuan pembangunan yang lebih baik dan berkelanjutan di Kabupaten Kutai Kartanegara.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.