Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Catat, Dua Akses Utama yang Bisa Dilalui Tamu Undangan HUT RI di IKN

Kompas.com, 5 Agustus 2024, 07:00 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

NUSANTARA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus menggenjot pembangunan Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) guna memperlancar aksesibilitas para tamu undangan upacara peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan RI.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyampaikan ada dua akses yakni dari Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan menuju Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam), kemudian keluar akses di Km 11.

Baca juga: Ternyata, Ini Alasan Bandara IKN Tak Bisa Dioperasikan 17 Agustus

Selanjutnya melintasi tiga ruas tol Seksi 3A KKT Kariangau-Karangjoang, 3B Karangjoang-Simpang Tempadung, untuk kemudian 5A Simpang Tempadung-Jembatan Pulau Balang hingga Simpang Rico, dan berakhir di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dengan total panjang 88 kilometer.

Akses alternatif kedua adalah dari Bandara SAMS Sepinggan menuju Tol Balsam keluar di Km 38, melintasi Jalan Nasional Samboja dan berakhir di KIPP dengan waktu tempuh 150 menit.

Adapun akses utama di KIPP IKN yang mencakup Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Barat dan Sisi Timur sepanjang 7 kilometer sudah sepenuhnya diaspal.

Basuki juga menyampaikan progres Tol IKN Seksi 3A KKT Kaiangau-Karangjoang, 3B Karangjoang-Simpang Tempadung, dan 5A Simpang Tempadung-Jembatan Pulau Balang yang bisa dilintasi para tamu undangan.

"Tol IKN yang sudah beres baru sampai ke Pulau Balang, 3A, 3B, 5A (sudah selesai), yang 5B sudah progresif bagus, 6A-6B juga sudah progresif karena sudah dibangun," tutur Basuki di Jakarta, Jumat (2/8/2024).

Baca juga: Kereta Otonom Tanpa Rel Buatan China Tiba di IKN, Uji Coba hingga 9 Agustus

Basuki menjelaskan, jalan tol  yang sudah selesai dibangun tersebut baru beroperasi secara fungsional untuk dapat dilintasi para tamu undangan.

"Belum operasi, tapi bisa dilalui untuk tamu-tamu (HUT Kemerdekaan RI) yang dari Balikpapan ke sana," lanjutnya.

Basuki pun belum bisa memastikan kapan jalan tol tersebut dapat beroperasi secara penuh.

"Enggak, operasinya nanti," tandas Basuki.

Sebelumnya, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Danis Hidayat Sumadilaga mengatakan, saat ini progres pembangunan tiga ruas tersebut mencapai 90 persen.

Tiga ruas yang dimaksud, yakni Seksi 3A Karangjoang-KKT Kariangau, Seksi 3B KKT Kariangau-Sp. Tempadung, dan Seksi 5A Sp. Tempadung-Jembatan Pulau Balang.

"Progresnya bagus, sudah diaspal, target kita pokoknya akan satu jalur, satu arah, tiga lajur," jelas Danis saat ditemui di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jakarta, Jumat (5/7/2024).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau