Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kini, Ada 18 ATM di IKN, Semuanya dari Bank Negara dan BPD

Kompas.com, 15 Agustus 2024, 06:01 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) telah mendorong melonjaknya kebutuhan akan uang kartal atau uang tunai. 

Tak mengherankan, dalam beberapa bulan terakhir terdapat penambahan gerai-gerai anjungan tunai mandiri (ATM) di Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sebagai wilayah pengembangan IKN.

Data Bank Indonesia menyebutkan, jumlah ATM di IKN saat ini sebanyak 18 gerai.

Seluruhnya dibangun oleh perbankan anggota Himpunan Bank Negara (Himbara) dan BPD, yakni Mandiri, BNI, BRI, BSI, dan Kaltimtara.

Baca juga: Ini Makna Taman Kusuma Bangsa IKN yang Baru Diresmikan Jokowi

Kepala Perwakilan BI Balikpapan Robi Ariadi memastikan ketersediaan uang kartal yang disalurkan melalui 18 ATM tersebut mencukupi kebutuhan di IKN, terutama menyambut momen perayaan HUT ke-79 Kemerdekaan RI.

Data menyebutkan, tren kebutuhan uang kartal di IKN, Balikpapan, dan Paser hingga Juli 2024 yakni sebanyak Rp 668 miliar per bulan.

Dengan kas Rp 2,3 triliun, BI Perwakilan Balikpapan optimistis dapat memenuhi kebutuhan uang kartal di tiga kota/kabupaten tersebut selama Agustus.

"Kami sudah menyiapkan uangnya, yang disalurkan melalui lima bank tersebut ya. Dan khusus nominal uang kartal di IKN ini merupakan pecahan Rp 100.000," ujar Robi kepada Kompas.com, Rabu (14/8/2024).

Selain melalui ATM, BI Perwakilan Balikpapan dan Perbankan juga menggelar kegiatan layanan Kas Keliling untuk memenuhi kebutuhan uang tunai di IKN dan sekitarnya. 

Baca juga: Rusun TNI/Polri di IKN Tak Kalah dengan Hotel Berbintang

Layanan penukaran uang melalui kas keliling di IKN telah dilakukan sejak awal bulan Agustus 2024 di tiga titik yakni Pasar Sepaku, Hunian Pekerja Konstruksi (HPK) IKN, serta Komplek Perkantoran Bank Indonesia (KOPERBI) IKN.

Dalam pelaksanaan kas keliling ini, Bank Indonesia Balikpapan berkolaborasi dengan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, serta Bank BNI cabang Sepaku.

Kolaborasi ini ditandai dengan dimulainya kegiatan layanan penukaran uang oleh BNI Sepaku pada Selasa (6/8/2024) dan Selasa (13/8/2024), kepada masyarakat dan pengunjung Pasar Sepaku dan sekitarnya.

Selanjutnya, BI Balikpapan akan intens melakukan kegiatan layanan kas keliling di wilayah IKN dan sekitarnya setiap hari hingga akhir Agustus 2024.

Uang tunai yang disiapkan untuk kegiatan tersebut sebesar Rp 500 juta pada setiap kegiatan, dengan fokus Uang Pecahan Kecil (UPK) yaitu uang pecahan Rp 1.000 hingga Rp 20.000.

Selain masyarakat, layanan kas keliling BI juga dapat diakses perbankan di sekitar IKN dalam rangka clean money policy, sehingga uang tidak layak edar dapat segera ditarik, kemudian diganti dengan uang dalam kondisi layak edar.

Baca juga: Training Center PSSI di IKN Siap Pakai September 2024

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau