Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pj Gubernur Kaltim Minta Anggota DPRD 2024-2029 Dukung Penuh IKN

Kompas.com, 3 September 2024, 07:52 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik meminta anggota DPRD Kaltim periode 2024-2029 mendukung penuh pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Dukungan penuh yang diharapkan ini terutama dalam membangun ketahanan pangan yang dapat memenuhi kebutuhan Kaltim.

Permintaan Akmal ini disampaikan saat pengucapan sumpah janji Anggota DPRD didi Gedung Utama Kantor DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar Karangpaci, Samarinda, Senin (2/9/2024).

Baca juga: Ruang buat Prabowo, Anggaran IKN dari Kementerian PUPR Rp 4 Triliun

Dalam kesempatan tersebut, Pj Gubernur Akmal Malik juga mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah menggunakan hak suaranya sehingga terbentuklah keanggotaan baru DPRD Kaltim.

“Sesuai undang-undang (UU), sudah jelas bahwa anggota DPRD provinsi maupun kabupaten dan kota dipilih oleh rakyat. Anggota DPRD merupakan perwakilan aspirasi partai politik. Bahkan, kerja dewan juga mendapat pengawasan penegak hukum di Indonesia,” tutur Akmal.

Dia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara DPRD dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.

Terutama dalam menjalankan fungsi DPRD, seperti pembentukan peraturan daerah (perda), penyusunan anggaran, dan pengawasan, termasuk penggunaan hak angket.

Pasalnya, Provinsi Kaltim berada di posisi yang strategis, sehingga sinergi DPRD dan Pemprov sangat penting dalam penyelenggaraan pemerintahan di daerah.

Baca juga: Istana Kepresidenan IKN Harus Berwibawa, Ada Angkernya Sedikit

Hal ini sejalan dengan UU, sinergitas dan koordinasi antara Kepala Daerah dengan DPRD sangat perlu. Agar program pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, dan kota dapat tersinkronkan dengan baik.

Akmal juga menekankan harapan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) agar DPRD dapat berperan aktif.

Khususnya dalam menyukseskan pesta demokrasi kepala daerah yang akan datang.

"Tak lupa pula, anggota DPRD untuk terus meningkatkan kompetensi mereka agar mampu memberikan kontribusi yang signifikan dalam pembangunan daerah," tuntas Akmal.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau