Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Meta Mind Corporation, Kontraktor Utama Pusat Komando Terpadu IKN

Kompas.com, 23 November 2024, 16:00 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) secara resmi meluncurkan proyek pembangunan Pusat Komando Terpadu atau Integrated Command and Control Center (ICCC) IKN, Rabu (20/11/2024).

Kontraktor utama pelaksana pembangunan proyek ICCC ini adalah Meta Mind Global Corporation (MMGC).

MMGC merupakan penasihat teknis Badan Perdagangan dan Pembangunan Amerika Serikat atau USTDA pada proyek ICCC IKN.

Perusahaan ini didirikan di tengah evolusi teknologi dan berkembang sebagai penyedia layanan berbasis pengetahuan.

Baca juga: Alasan Amerika Serikat di Balik Investasi Infrastruktur Digital IKN

Dalam 30 tahun terakhir, MMGC telah membangun banyak karya, memperoleh keahlian penting dalam bidang layanan publik swasta dan pemerintah seperti smart city, telekomunikasi, air dan sanitasi.

Kemudian lingkungan dan energi, sistem informasi geografis dan penginderaan jauh, serta pertanian dalam pembangunan perkotaan dan pedesaan.

MMGC mengoordinasikan tujuh perusahaan kelas kakap  Amerika Serikat untuk merealisasikan proyek percontohan teknologi mutakhir ini.

Ketujuh perusahaan tersebut adalah Autodesk, Amazon Web Services, Cisco Systems, Environmental Systems Research Institute, Honeywell International, International Business Machines Corporation (IBM), dan Motorola Solutions.

Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital OIKN Mohammed Ali Berawi menuturkan, pembangunan ICCC IKN ini sebagai bentuk dukungan dari USTDA dalam percontohan teknologi command center di IKN.

Baca juga: BPK Awasi Pembangunan IKN, Otorita Diharapkan Tetap di Trek yang Benar

"Ketujuh perusahaan Amerika Serikat tersebut akan mengimplementasikan teknologi kota cerdas di IKN," tutur Ale dalam keterangannya kepada Kompas.com, Jumat (22/11/2024).

Ale menjelaskan, OIKN mengundang partisipasi internasional untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan IKN yang dirancang sebagai kota global.

Sementara USTDA merupakan lembaga independen pemerintah Amerika Serikat untuk memajukan pembangunan ekonomi dan kepentingan komersial Amerika Serikat di negara-negara berkembang.

Untuk itu, OIKN mengapresiasi dukungan Amerika Serikat dalam mewujudkan peluncuran pembangunan ICCC di IKN yang juga merupakan kesempatan berkolaborasi dan memajukan pengetahuan dan teknologi bidang kota cerdas.

Under Secretary of Commerce for International Trade Marisa Lago menambahkan, dukungan melalui hibah senilai 7,6 juta dollar AS ini merupakan komitmen pemerintah Amerika Serikat dalam mendukung pembangunan IKN dan hubungan erat antara kedua negara.

Baca juga: Korea Selatan Dukung Program Strategis Prabowo Subianto Bangun IKN

Menurutnya, dukungan pada proyek ini merupakan hibah USTDA terbesar dengan nilai dan partisipan perusahaan terbesar.

"Nusantara bukan hanya Ibu Kota, melainkan simbol pertumbuhan dan keberlanjutan di Indonesia. Kami bangga untuk dapat berkolaborasi dalam mewujudkan visi tersebut," tegas Lago.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau