Penulis
BALIKPAPAN, KOMPAS.com - Satuan lalu-lintas (Satlantas) Polresta Balikpapan telah mempersiapkan skenario lalu-lintas di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, untuk pergantian tahun 2024 jelang 2025.
Kepala Satlantas Polresta Balikpapan Komisaris Polisi Ropiyani menuturkan, fokus perhatian untuk kelancaran arus lalu lintas tahun ini adalah obyek wisaya, obyek vital, dan tempat keramaian.
Untuk obyek wisata, yang menjadi perhatian adalah di kawasan Balikpapan Timur. Di sini terdapat sejumlah obyek wisata bahari seperti Pantai Segara Sari Manggar, Pantai Lamaru, Pantai Watu Beach, Pantai Nelayan, dan lain sebagainya.
Baca juga: Lalin Tol Balikpapan-Samarinda Meningkat 27,7 Persen saat Natal 2024
Setiap pergantian tahun, tempat wisata ini selalu ramai pengunjung. Oleh sebab itu, rencana rekayasa lalu-lintas pun akan diterapkan dengan mengalihkan arus ke Gerbang Tol Manggar.
"Pengalihan arus lalu lintas ini diterapkan jika terjadi kepadatan. Pengendara akan dialihkan ke jalan tol sejauh 500 meter kemudian memutar balik, tujuannya ini bisa mengurai kemacetan," tutur Ropiyani.
Selain jalan tol, Polresta Balikpapan juga menyiapkan jalur alternatif yakni Jalan Transad atau jalan di kawasan Bukit Kebo yang menghubungkan Kecamatan Balikpapan Utara dengan Balikpapan Timur.
Selain obyek wisata, Polresta Balikpapan juga akan memberikan atensi pada kawasan keramaian seperti di Jalan Jenderal Sudirman, atau sekitar pusat perbelanjaan Balikpapan Super Blok (BSB) da, Lapangan Merdeka.
Baca juga: 600 Jemaat IKN Ikut Misa Natal di Gereja Katolik Santa Theresia Balikpapan
Di BSB, pada malam pergantian tahun kerap menggelar pesta kembang api, sementara itu untuk di Lapangan Merdeka menjadi tempat berkumpulnya masyarakat umum lainnya di penghujung tahun.
Rekayasa arus lalu lintas di sekitar BSB dilakukan dengan mengubah tempat memutar kendaraan atau U-turn sejauh 1 kilometer.
Sebelumnya, putaran balik terdapat di sekitar Lapangan M Jasin Brimob Polda Kaltim menjadi di depan Taman Makam Pahlawan (Dharma Agung).
Sementara akses menuju di Lapangan Merdeka, akan ditutup jika terjadi kepadatan lalu lintas.
"Jalan ke sana akan kami tutup mulai dari simpang Kantor Imigrasi Kota Balikpapan, dan dialihkan melalui Jalan Prapatan, jika ada kemacetan," tegasnya.
Penutupan jalan itu kemungkinan diperluas bila kepadatan di kawasan Lapangan Merdeka tak terkendali.
Selain itu pemberlakuan penutupan akan dilakukan di sekitar Kilang Pertamina Balikpapan (KPB). Hal ini karena Kilang Pertamina Balikpapan merupakan obyek vital nasional.
Penutupan jalan tersebut, dimulai ada pukul 23.00 WITA hingga beberapa jam kemudian, tepatnya hingga pukul 02.00 atau 03.00 WITA.
Jalan akan dibuka kembali menyesuaikan kondisi lalu-lintas.
Untuk melancarkan kegiatan masyarakat dan pengaturan skenario lalu-lintas tersebut, personel lalu lintas gabungan dari Polresta Balikpapan dan Dinas Perhubungan akan ditempatkan di pos-pos pengamanan strategis.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang