Penulis
NUSANTARA, KOMPAS.com - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) Tahap II periode 2025-2029 tak lagi mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Meskipun demikian, untuk tahun ini Otorita IKN tetap mendapat alokasi APBN demi keberlanjutan dengan angka Rp 48,8 triliun.
Oleh karena itu OIKN akan terus menggenjot skema-skema kerja sama yang dapat menarik minat investor untuk membenamkan modalnya di IKN.
Baca juga: Hubungkan 3 Kota Strategis, Tol Pertama Kalimantan Berlanjut hingga IKN
Selama pembangunan Tahap I kurun 2022-2024, ada sejumlah proyek yang dibangun dengan pendanaan swasta yang sudah tuntas, dan bahkan beroperasi.
Deputi Investasi dan Pendanaan OIKN Agung Wicaksono menuturkan, proyek-proyek IKN yang dibiayai swasta dan sudah beroperasi cukup banyak.
Menyusul kemudian investasi baru yang akan direalisasikan saat peletakan batu pertama atau groundbreaking ke-9 dengan nilai Rp 6,49 triliun.
Itu artinya ada tambahan investasi baru dari yang sudah terealisasi sebelumnya sebesar Rp 58,4 triliun.
"Tambahan investasi baru ini menggenapi total investasi swasta yang masuk di IKN menjadi Rp 64,89 triliun atau hampir Rp 65 triliun," ujar Agung kepada Kompas.com, Kamis (23/1/2025).
Baca juga: Investasi Baru di IKN Tembus Rp 6,49 Triliun, Ini Rinciannya
Berikut daftar proyek investasi swasta yang sudah tuntas dan beroperasi:
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.