Meskipun demikian, untuk tahun ini Otorita IKN tetap mendapat alokasi APBN demi keberlanjutan dengan angka Rp 48,8 triliun.
Oleh karena itu OIKN akan terus menggenjot skema-skema kerja sama yang dapat menarik minat investor untuk membenamkan modalnya di IKN.
Selama pembangunan Tahap I kurun 2022-2024, ada sejumlah proyek yang dibangun dengan pendanaan swasta yang sudah tuntas, dan bahkan beroperasi.
Deputi Investasi dan Pendanaan OIKN Agung Wicaksono menuturkan, proyek-proyek IKN yang dibiayai swasta dan sudah beroperasi cukup banyak.
Menyusul kemudian investasi baru yang akan direalisasikan saat peletakan batu pertama atau groundbreaking ke-9 dengan nilai Rp 6,49 triliun.
Itu artinya ada tambahan investasi baru dari yang sudah terealisasi sebelumnya sebesar Rp 58,4 triliun.
"Tambahan investasi baru ini menggenapi total investasi swasta yang masuk di IKN menjadi Rp 64,89 triliun atau hampir Rp 65 triliun," ujar Agung kepada Kompas.com, Kamis (23/1/2025).
Berikut daftar proyek investasi swasta yang sudah tuntas dan beroperasi:
https://ikn.kompas.com/read/2025/01/24/113405887/daftar-proyek-investor-swasta-yang-tuntas-dibangun-di-ikn