Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rudy Mas'ud Siap Realisasikan "Gratis Pol" dalam 100 Hari Pertama

Kompas.com, 11 Februari 2025, 15:15 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) terpilih, Rudy Mas'ud, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas dukungan semua pihak setelah Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan terkait sengketa Pilkada Provinsi Kaltim.

Ia pun menyatakan kesiapannya untuk segera menjalankan program-programnya, termasuk program unggulan "Gratis Pol" dalam 100 hari pertama, usai dilantik pada 20 Februari 2025 nanti.

"Insya Allah kemenangan ini pastinya bukan kemenangan pasangan Rudy-Seno saja. Tapi ini adalah kemenangan seluruh masyarakat Kaltim. Dan kita punya program yang sama adalah inklusif, membangun Kaltim tanpa memandang suku, agama, etnis, bahkan gender, menuju generasi emas. Kaltim emas dan tentunya Indonesia emas," tutur Rudy kepada Kompas.com, Selasa (11/2/2025).

Rudy menegaskan, akan merangkul semua elemen masyarakat untuk berkolaborasi membangun Kaltim.

Baca juga: Inflasi di Bawah Nasional, Ada Ruang Ekonomi Kaltim Tumbuh

Terlebih Kaltim merupakan lokasi di mana Ibu Kota Nusantara (IKN) berada, sehingga memiliki peran dan posisi strategis dalam konteks politik, ekonomi, dan sosial.

Ia menyadari bahwa pembangunan Kaltim bukan hanya tanggung jawab pemerintah provinsi, tetapi juga seluruh masyarakat.

Terkait "Gratis Pol", Rudy menjelaskan program ini akan langsung digas pada semester awal pemerintahannya.

Program ini merupakan program unggulan pasangan Rudy-Seno yang mencakup tujuh pilar, yakni Sekolah Gratis hingga jenjang S-3, BPJS Gratis, Seragam Sekolah Gratis, Makanan Bergizi Gratis, Wifi Setiap Desa Gratis, DP Rumah Biaya Adminnya Gratis, dan Haji Dan Umroh Marbot Masjid Gratis (berlaku untuk semua agama ke tempat ibadah masing-masing).

Rudy percaya dengan APBD Kaltim yang lebih dari Rp 20 triliun setiap tahunnya mampu melaksanakan program yang menyentuh langsung ke masyarakat.

Menurutnya, Gratis Pol yang fokus pada pendidikan akan mampu memutuskan rantai kemiskinan. Oleh karena itu, pendidikan ditempatkan pada posisi utama dan pertama. Dimulai dengan jenjang SMA, S1, S2, hingga S3.

Baca juga: Anggaran IKN Dipangkas, Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Terpengaruh

"Jadi SMA, S1, S2, S3 itu semua sekolahnya gratis ditanggung oleh pemerintah Provinsi Kaltim," jelas Rudy.

Program "Gratis Pol" juga mencakup pemberian pakaian gratis untuk anak-anak SMA, makan bergizi untuk anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan bayi di bawah usia 2 tahun.

Adapun makan bergizi gratis untuk bayi di bawah usia 2 tahun ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka stunting di Kaltim, meskipun daerah ini kaya akan sumber daya alam.

Meski Provinsi Kaltim mengalami penurunan dari Tahun 2022 berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) yaitu 23,9 persen menjadi 22,9 persen Tahun 2023 berdasarkan Survei kesehatan Indonesia (SKI), namun masih lebih tinggi dibandingkan prevalensi stunting Indonesia, yaitu 21,5 persen pada tahun 2023.

Untuk memastikan kelancaran program ini, Rudy akan melakukan sinkronisasi dan harmonisasi dengan DPRD Provinsi Kaltim.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau