Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

IKN Jadi Destinasi Wisata, Tersedia Bus AC Bertarif Rp 43.000

Kompas.com, 19 Februari 2025, 11:14 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, tidak hanya menjadi pusat pemerintahan baru, tetapi juga berpotensi menjadi destinasi pariwisata yang menarik.

Hal ini didukung dengan adanya layanan transportasi bus yang memudahkan masyarakat untuk mengunjungi IKN.

Pengawas Terminal Tipe A Batu Ampar Sulis Setiawan menuturkan, antusiasme masyarakat untuk mengunjungi IKN terus meningkat dari tahun ke tahun.

Baca juga: Rumah Kebanjiran dan Rusak, Warga Gugat Kontraktor Jalan Tol IKN

Awalnya, bus IKN dengan rute Balikpapan-Rest Area IKN hanya diperuntukkan bagi pekerja konstruksi proyek-proyek infrastruktur yang tengah dibangun, namun kini masyarakat umum juga dapat menggunakan layanan bus ini untuk berwisata.

"Dari tahun ke tahun ini kan seperti tahun 2023-2024 sampai dengan tahun 2025 ini saya melihat untuk kenaikan penumpang ke IKN itu antusias dan signifikan," ujar Sulis kepada Kompas.com, Rabu (19/2/2025). 

Pengawas Terminal Tipe A Batu Ampar Sulis SetiawanKOMPAS.com/HILDA B ALEXANDER Pengawas Terminal Tipe A Batu Ampar Sulis Setiawan
Sulis menambahkan, peralihan penumpang dengan preferensi untuk tujuan pariwisata dari tenaga konstruksi IKN terjadi pasca peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan RI.

Terlebih ketika IKN dibuka untuk umum kali pertama pada Senin (16/9/2024), masyarakat umum berbondong-bondong ke Terminal Batu Ampar mencari jadwal perjalanan bus ke IKN.

Ketersediaan dan Jadwal Bus IKN

Layanan bus IKN tersedia di tiga titik, yaitu Pelabuhan Semayang, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, dan Terminal Batu Ampar, dengan tujuan Rest Area IKN.

Baca juga: Proyek Investasi Baru IKN Rp 6,5 Triliun Segera Groundbreaking

Sulis mengungkapkan, awalnya pada tahun 2024, tersedia 6 armada bus yang beroperasi hasil perjanjian kerja sama antara Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kementerian Perhubungan dengan PO Sinarjaya.

Namun, pada awal tahun 2025, jumlah unit bus dikurangi menjadi 3 karena kontrak baru terkait subsidi angkutan belum ditandatangani. Meski demikian, operasional bus tetap berjalan.

"Karena tahun 2025 ini belum berkontrak. Jadi ada pengurangan jumlah unit bis yang ada. Tapi tetap beroperasional hanya saja dikurangi unitnya. Itu hanya beberapa bulan aja karena memang belum berkontrak terkait dengan subsidi angkutan itu sendiri," jelas Sulis.

Layanan antarmoda bus Sinar Jaya dengan rute Pelabuhan Semayang Balikpapan-Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN tengah beristirahat di rest area IKN.Sinar Jaya Layanan antarmoda bus Sinar Jaya dengan rute Pelabuhan Semayang Balikpapan-Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN tengah beristirahat di rest area IKN.
Untuk harga tiket dan lama perjalanan bus ke IKN, hanya Rp 43.000 per orang dengan waktu tempuh sekitar 2-2,5 jam.

Ada pun jadwal perjalanan bus menuju dari Terminal Batu Ampar menuju IKN dimulai pada pukul 07.00 WITA-16.00 WITA.

Sementara dari IKN menuju Terminal Batu Ampar mulai pukul 10.00 WITA hingga pukul 16.30 WITA.

Dengan semakin lengkapnya fasilitas dan infrastruktur di IKN, bukan tidak mungkin ibu kota baru ini akan menjadi destinasi pariwisata yang populer.

Baca juga: Manhattan-nya IKN Siap Beroperasi 2026, Infrastruktur Mulai Dibangun

Terbukti jumlah kunjungan ke IKN hingga awal Februari 2025 ini telah lebih dari 197.000 orang, berdasarkan data Otorita IKN melalui registrasi aplikasi iKNOW.

"Keindahan alamnya, bangunan-bangunan modern, dan berbagai atraksi menarik lainnya akan menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara," harap Andri, warga Balikpapan yang antusias berkunjung ke IKN bersama kerabatnya.

Dia mengharapkan, pemerintah dan pihak terkait terus mengembangkan sektor pariwisata di IKN, termasuk menyediakan informasi yang lengkap mengenai transportasi, akomodasi, dan atraksi wisata yang tersedia.

Dengan demikian, IKN tidak hanya menjadi pusat pemerintahan, tetapi juga pusat pertumbuhan ekonomi dan pariwisata yang berkelanjutan.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau