Penulis
NUSANTARA, KOMPAS.com - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025, banyak pertanyaan muncul mengenai jadwal mudik bagi pegawai Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) dan pekerja konstruksi di IKN.
Kompas.com pun mewawancarai Deputi Bidang Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat, Otorita IKN Alimuddin, Sabtu (22/3/2025).
Menurut Alimuddin, jadwal mudik bagi pegawai Otorita IKN bersifat fleksibel dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu.
Baca juga: Gratis, Lewat Tol IKN hingga Jembatan Pulau Balang Selama Mudik Lebaran
Oleh karena itu, tidak ada fasilitas mudik gratis bagi mereka.
"Kalau pegawai Otorita IKN gak difasilitasi mudik gratis. Itu masing-masing, sesuai kebutuhan," ujar Alimuddin.
Kendati demikian, sebagian pegawai Otorita IKN dipastikan akan mengikuti sistem Work From Anywhere (WFA), sementara sebagian lainnya tetap bekerja seperti biasa.
Hal ini dikarenakan kondisi lalu lintas di IKN, tidak padat seperti di kota-kota besar.
"Di IKN kan gak macet dan padat seperti di kota-kota besar, macam Jakarta. Jadi reguler saja," tambah Alimuddin.
Sementara, untuk pekerja konstruksi di IKN, jadwal mudik tergantung pada kebijakan masing-masing perusahaan tempat mereka bekerja.
"Kalau pekerja konstruksi itu tergantung dari perusahaan kontraktor tempat mereka bekerja," jelas Alimuddin.
Hingga saat ini terdapat 2.200 pekerja konstruksi yang terlibat dalam pembangunan penyelesaian Tahap I periode 2022-2024.
Baca juga: Bamboe Wanadesa, Kisah Sukses Warga di Beranda Ibu Kota Nusantara
Ada pun terkait pelaksanaan salat Idul Fitri di IKN, Alimuddin menyampaikan bahwa kemungkinan besar belum akan dilaksanakan di Masjid Negara IKN, karena belum tuntasnya pekerjaan fisik.
"Untuk ini, kami belum melaksanakan karena kemungkinan Masjid Negara belum selesai," tuntas Alimuddin.
Saat ini Masjid Negara di IKN sedang dalam tahap pekerjaan struktur atap dan minaret, rata-rata progres mencapai 53,1 persen, sehingga saat ini belum bisa digunakan untuk shalat tarawih dan shalat Id,
Sedianya, Masjid Negara ditargetkan dapat beroperasi fungsional untuk melayani jemaah ibadah shalat tarawih dan Idul Fitri 2025.