Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hari Perdana Tol IKN Dibuka untuk Umum, Warga Antusias

Kompas.com, 24 Maret 2025, 23:51 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai dilintasi pengendara dari Kota Balikpapan menuju Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) pada Senin (24/3/2025).

Jalan tol ini menjadi alternatif bagi warga yang hendak mudik Lebaran atau pulang kampung menuju PPU, Kabupaten Paser, dan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur, Hendro Satrio Muhammad Kamaluddin, yang meninjau langsung hari perdana pembukaan ruas tol tersebut, menjelaskan bahwa jalan tol ini dibuka sebagai jalur alternatif.

Baca juga: Otorita Bantah Pengadaan Bahan Bangunan IKN Merusak Lingkungan

"Jalan ini dibuka secara fungsional untuk memecah kepadatan arus mudik khususnya dari Kaltim menuju Kalsel, sehingga ada alternatif selain melalui kapal feri," jelasnya.

Salah seorang pengendara yang hendak mudik ke Kalsel, Hadi Indra Gunawan, mengaku sangat antusias dan terbantu dengan adanya tol IKN.

"Alhamdulillah saya sangat terbantu, biasa lewat Sepaku jalan agak rusak dan cukup jauh, tapi bisa lebih memangkas waktu melintasi jalan ini," katanya.

Sebelumnya, warga yang hendak menuju Kalsel biasanya melalui jalur laut seperti Pelabuhan Kariangau atau melalui jalan darat yakni melalui poros Sepaku-Semoi.

Dengan adanya Tol IKN, waktu perjalanan terpangkas signifikan, dari 1-2 jam menjadi hanya 45 menit.

Baca juga: Warga IKN Bisa Shalat Idul Fitri 1446 H di Masjid HPK I

"Biasa bila melalui Sepaku bisa sampai 1,5 jam, kalau lewat kapal feri belum termasuk antrean bisa 4 jam," tutur Hadi.

Jadwal dan Ketentuan Operasional

Tol IKN dibuka sementara waktu selama 14 hari, mulai 24 Maret 2025 (H-7 Lebaran) hingga 7 April 2025 (H+7 Lebaran), dengan jam operasional pukul 06.00-19.00 WITA.

Tol dibuka satu jalur secara bergantian Arah Balikpapan menuju PPU dibuka pada 24-31 Maret 2025. Sementara arah PPU menuju Balikpapan dibuka pada 1-7 April 2025.

Baca juga: Masjid Negara IKN Belum Bisa Gelar Shalat Idul Fitri 2025

Menurut Hendro, ruas tol yang dibuka meliputi Seksi 3A Karangjoang-KKT Kariangau, Seksi 3B KKT Kariangau-Sp Tempadung, Seksi 5A Sp Tempadung-Jembatan Pulau Balang, dan Jembatan Pulau Balang Bentang Panjang.

Akses masuk tol melalui jalan menuju Pelabuhan Kariangau atau Jalan Soekarno-Hatta Kilometer 13. Petunjuk arah pun telah dipasang untuk memudahkan pengendara.

Dengan dibukanya Tol IKN, diharapkan perjalanan mudik Lebaran 2025 menjadi lebih lancar dan efisien bagi para pemudik.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau