Mulia Group (Eka Tjandranegara), dikenal dengan properti mewah, kemungkinan berinvestasi di sektor hunian atau komersial premium.
Grup Astra, melalui Yayasan Pendidikan Astra, mereka berencana merevitalisasi sekolah negeri di IKN. Astra juga disebut dalam konsorsium secara umum.
2. Perusahaan BUMN Karya
Sejumlah BUMN konstruksi juga memegang peran penting dalam pembangunan infrastruktur dasar dan gedung-gedung pemerintahan di IKN:
- PT Adhi Karya Tbk (ADHI), mengerjakan berbagai proyek, termasuk pembangunan Training Center (TC) PSSI (bahkan meraih rekor MURI), Infrastruktur Pengendalian Banjir, dan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sepaku yang menghasilkan air bersih siap minum pertama di IKN. Hingga Februari 2025, ADHI dilaporkan menggarap 14 proyek di IKN.
- PT PP (Persero) Tbk (PTPP), menjadi kontraktor utama pembangunan Bandara VVIP IKN, termasuk runway dan fasilitas pendukung lainnya. PTPP juga terlibat dalam pembangunan Istana Negara IKN dan Sumbu Kebangsaan Sisi Barat.
- PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), mendapatkan sejumlah kontrak, termasuk proyek Peningkatan Jalan Kawasan Hankam dan Lingkar Sepaku 4. WIKA juga terlibat dalam pembangunan Istana Negara KSO dan dilaporkan menggarap tujuh proyek di IKN hingga Desember 2024.
3. Konglomerat dan Perusahaan Lainnya:
Selain konsorsium dan BUMN Karya, beberapa nama lain juga menunjukkan keterlibatan:
- PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), bergabung dalam investasi IKN tahap 6, menggandeng Yayasan Al-Azhar untuk membangun pusat pendidikan.
- PT Intiland Development Tbk, membangun mixed use, perumahan landed, lapangan golf
- Bakrie Group, bekerja sama dengan Pertamina membangun Pusat Riset Energi Berkelanjutan (Nusantara Sustainability Hub).
- PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN), menyatakan komitmen untuk membangun kompleks hunian di IKN.
- RS Abdi Waluyo, membangun rumah sakit di IKN.
- RS Hermina, juga membangun fasilitas rumah sakit (telah beroperasi)
- Mayapada Hospital, berinvestasi membangun rumah sakit (telah beroperasi)
- PT Indonesia Kubika Nasional, membangun hotel Qubika Nusantara (telah beroperasi)
- PT Pakuwon Jati Tbk, beerencana membangun proyek mixed-use yang mencakup pusat perbelanjaan, hunian, dan hotel.
- JIS (Jakarta Intercultural School), membangun sekolah internasional Nusantara Intercultural School
- AQUA: Berencana membangun miniatur hutan tropis.
- Bluebird: Menyediakan layanan transportasi hijau.
- Boy Thohir, membangun Taman Safari Nusantara
- Arsari Group, membangun Pulau Suaka Orangutan
4. Regulator dan Perbankan dalam Mini Financial District
Bank Indonesia (BI): Sebagai bank sentral, BI memiliki peran krusial dalam pengembangan sistem keuangan di IKN.
Kantor ini diharapkan menjadi pusat koordinasi kebijakan moneter dan sistem pembayaran di IKN, serta mendukung pengembangan ekonomi digital. Kehadiran BI menjadi jangkar penting bagi pembangunan pusat keuangan di IKN.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebagai regulator sektor keuangan, OJK juga memiliki peran vital. Kehadiran OJK akan memastikan stabilitas dan integritas sektor keuangan di IKN, serta memberikan kepastian regulasi bagi lembaga keuangan yang beroperasi di sana.
Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara)
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI): Bank Mandiri menjadi salah satu bank BUMN yang paling aktif dalam menyampaikan rencana pembangunan kantor di IKN.
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI): BRI juga menunjukkan komitmen untuk memperluas jangkauannya ke IKN.
- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI): BNI juga termasuk dalam kelompok Himbara yang berkomitmen membangun infrastruktur perbankan di IKN.
- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN): BTN, dengan fokus pada pembiayaan perumahan, juga akan berperan penting dalam mendukung penyediaan hunian di IKN dan akan membangun kantor cabangnya di sana.
- PT Bank Kaltimtara: juga berkomitmen untuk beroperasi di IKN
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang