Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

BI Rate Turun, Sektor Properti dan Otomotif Balikpapan Kian Menggeliat

Kompas.com, 20 Agustus 2025, 17:49 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

BALIKPAPAN, KOMPAS.com - Keputusan Bank Indonesia (BI) untuk menurunkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,00 persen pada 19-20 Agustus 2025, membawa angin segar bagi perekonomian Nasional.

Khusus di Balikpapan, langkah ini diproyeksikan memberikan dampak positif bagi sektor-sektor utama, terutama properti dan otomotif.

Baca juga: BI Balikpapan Buka Layanan Penukaran Uang, Optimalkan Apps Pintar

Menurut Kepala Perwakilan BI Balikpapan, Robi Ariadi, penurunan suku bunga ini akan berdampak pada biaya dana perbankan dan mendorong sentimen positif terhadap pembiayaan.

"Meskipun dampaknya tidak instan, penurunan ini akan terasa secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan," ujar Robi kepada Kompas.com, Rabu (20/8/2025).

Robi memprediksi, penurunan suku bunga ini juga akan menggairahkan sektor perumahan (KPR), otomotif, dan perdagangan ritel dalam jangka pendek.

"Hal ini sejalan dengan minat masyarakat untuk mengajukan kredit kepemilikan rumah (KPR) dan kendaraan dengan biaya pinjaman yang lebih ringan," imbuhnya.

Baca juga: Financial Center IKN Dipercepat, BI: Fungsi Pembiayaan Paling Penting

Sementara untuk jangka panjang, keputusan ini diharapkan mendorong sektor konstruksi melalui peningkatan investasi.

Sektor ini menjadi sangat krusial, mengingat proyek-proyek pembangunan besar di Balikpapan, Penajam Paser Utara (PPU), dan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Sektor Unggulan Balikpapan Siap Menerima Manfaat

Robi menjelaskan, transmisi penurunan suku bunga ini akan terasa lebih cepat pada suku bunga simpanan, sekitar 1-3 bulan. Sementara itu, dampaknya pada suku bunga kredit akan terlihat dalam 3-6 bulan.

Baca juga: BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Positif 5-6 Persen

Penurunan BI-Rate ini diharapkan akan menjadi momentum untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Terutama di sektor-sektor yang menjadi penyumbang utama Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Balikpapan seperti Industri Pengolahan (45,55 persen), Konstruksi (15,98 persen), Transportasi & Pergudangan (12,16 persen), dan Perdagangan Besar & Eceran (9,92 persen).

Momentum Pertumbuhan Kredit yang Positif

Robi berpendapat, penurunan BI-Rate ini datang pada saat yang tepat. Betapa tidak, pertumbuhan kredit di Balikpapan pada triwulan II-2025 telah menunjukkan tren positif sebesar 4 persen (yoy), setelah mengalami kontraksi.

Baca juga: BI Rekomendasikan Pemprov Kaltim Genjot Ekonomi Hijau dan Biru

Langkah BI ini bisa menjadi momentum kuat untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui jalur pembiayaan, terutama untuk kredit modal kerja dan kredit investasi.

"Dengan suku bunga yang lebih rendah, pelaku usaha akan lebih termotivasi untuk mengembangkan bisnisnya, yang pada akhirnya akan menciptakan efek domino positif bagi seluruh perekonomian Balikpapan," tuntas Robi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau