• JBH Seksi 6A: Segmen Simpang Riko-Rencana Outer Ring Road IKN sepanjang 6,170 kilometer.
Baca juga: Perang Lawan Mafia dan Sapu Bersih IKN, Otorita Siapkan Renstra 2026
Yudi menjelaskan, Tol IKN akan dibuka terbatas, yakni mulai pukul 06.00 WITA pagi hingga pukul 18.00 WITA sore.
Sisiran keamanan akan dilakukan setengah jam sebelum pembukaan, dan penutupan gerbang terakhir dilakukan pukul 17.00 WITA, memberikan waktu satu jam untuk clearance kendaraan di dalam tol.
Mengingat tol ini masih dalam masa konstruksi, keselamatan menjadi prioritas utama. Yudi menegaskan adanya pembatasan ketat terhadap jenis kendaraan yang diperbolehkan melintas.
Menurutnya, kendaraan yang diizinkan hanya kendaraan Golongan I (Non-Bus dan Non-Truk).
Baca juga: Ikut Pelatihan 10 Minggu, Ibu-Ibu di IKN Kini Melek Literasi Digital
Kendaraan besar seperti bus dan truk diimbau tetap menggunakan opsi penyeberangan kapal ferry menuju Penajam Paser Utara (PPU) atau Kalimantan Selatan.
"Pembatasan ini diterapkan karena ruas tol masih dalam tahap penyelesaian konstruksi," imbuh Yudi.
Meskipun tarifnya nol rupiah, masyarakat yang masuk melalui Gerbang Tol Manggar tetap diwajibkan melakukan tapping menggunakan kartu e-toll.
Dibandingkan pembukaan fungsional pada periode Lebaran sebelumnya, terjadi peningkatan signifikan dalam mekanisme operasional.
Jika sebelumnya akses masuk masih melalui KM 11 Jalan Soekarno-Hatta, kini seluruh kendaraan harus melalui Gerbang Tol Manggar via Tol Balikpapan-Samarinda.
Baca juga: Ikut Pelatihan 10 Minggu, Ibu-Ibu di IKN Kini Melek Literasi Digital
Selain itu, di beberapa spot yang masih dalam pengerjaan, BBPJN Kalimantan Timur akan menerapkan rekayasa lalu lintas seperti contraflow.
"Karena ini bersifat fungsional, pengguna diimbau memastikan BBM kendaraan terisi penuh karena belum ada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU)," cetus Yudi.
Adapun fasilitas darurat seperti rest area dan toilet sementara akan disiapkan di Seksi 5B setelah akses keluar Simpang Riko, lengkap dengan enam tim patroli dan kerjasama dengan perhubungan untuk mobil derek (towing) darurat.
Tol IKN Seksi 3BYudi memprediksi, animo masyarakat yang akan melintasi Tol IKN kali ini akan cukup besar.
Ada tiga faktor utama yang mendukung prediksi ini yakni pertama, acara keagamaan Haul Guru Sekumpul di Kalimantan Selatan pada akhir Desember, yang diprediksi menarik volume lalu lintas dari utara.
Baca juga: Komisi XI DPR RI Restui Penuh Kelanjutan Pembangunan IKN
Kedua, dibukanya akses tol ini menjadikan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN sebagai potensi pariwisata baru yang ingin dilihat langsung oleh masyarakat.
Ketiga, tingginya rasa penasaran masyarakat untuk mencoba jalur tol yang baru, yang menjanjikan waktu tempuh jauh lebih cepat.
Melalui pembukaan fungsional Tol IKN ini, pemerintah tidak hanya memfasilitasi kelancaran Nataru, tetapi juga memberikan preview akan konektivitas yang akan menjadi urat nadi pergerakan di masa depan IKN.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang