Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 12 Desember 2025, 08:01 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga membangun sumber daya manusia (SDM) yang siap menghadapi era digital.

Program Pelatihan Coding Mama dan Difabel Batch 5 yang resmi ditutup pada Kamis (11/12/2025) di Kantor Otorita IKN, telah menghasilkan lulusan-lulusan baru yang kini siap menjadi motor penggerak ekonomi digital, khususnya dalam memanfaatkan keterampilan digital marketing.

Selain itu, Otorita IKN juga meresmikan Comdif Digital Nusantara, sebuah kelompok alumni yang bertujuan memastikan keberlanjutan pembelajaran, kolaborasi, dan penguatan jejaring bagi para peserta di wilayah delineasi IKN.

Membuka Akses Digital

Program Coding Mama dan Difabel dirancang secara spesifik untuk mengatasi kesenjangan digital (digital gap) di kalangan ibu rumah tangga dan sahabat difabel.

Baca juga: Komisi XI DPR RI Restui Penuh Kelanjutan Pembangunan IKN

Segmen ini merupakan kunci dalam mempercepat literasi digital di tingkat komunitas.

Pelatihan intensif berlangsung selama 10 minggu, mulai September hingga November 2025, dengan tiga fokus kelas inti yang sangat relevan dengan kebutuhan pasar:

  • Desain Grafis dan Video Editing (15 peserta)
  • Digital Marketing untuk UMKM (15 peserta)
  • Pemrograman Web (15 peserta)

Peserta pelatihan ini berasal dari lima kecamatan di wilayah delineasi IKN yakni Muara Jawa, Sepaku, Samboja, Samboja Barat, dan Loa Janan.

Baca juga: Menteri Sarawak Bawa Proposal ke IKN, Bangun Jalur Kereta Lintas 3 Negara

Keterlibatan ini memastikan bahwa manfaat literasi digital langsung menyebar ke area penyangga IKN.

Inovasi Pembelajaran Fleksibel dengan Edutara

Otorita IKN menunjukkan komitmennya terhadap inovasi pembelajaran dengan memperkenalkan penggunaan learning management system (LMS) melalui platform Edutara.

Platform yang dikembangkan langsung oleh IKN ini menjadi salah satu hal baru dalam pelaksanaan Batch 5.

Direktur Pengembangan Ekosistem Digital IKN, Tonny Agus Setiono, menegaskan bahwa penyempurnaan metode belajar akan terus dilakukan.

Baca juga: Air Borneo Siap Buka Rute Penerbangan Langsung ke IKN

Penggunaan LMS seperti Edutara memungkinkan peserta, khususnya ibu rumah tangga, untuk belajar secara fleksibel tanpa meninggalkan pekerjaan utama maupun tanggung jawab keluarga mereka.

"Menurut saya, mengikuti pelatihan ini adalah keputusan terbaik saya tahun ini sebagai ibu rumah tangga yang ingin berkembang di era digital,” ungkap Mustika Handayani, salah satu peserta dari kelas digital marketing.

Keberhasilan program ini tidak berhenti pada penutupan pelatihan. Peresmian Comdif Digital Nusantaramenjadi penanda komitmen IKN terhadap keberlanjutan pemberdayaan.

Kelompok alumni ini diharapkan menjadi wadah pendorong untuk mengajarkan kembali ilmu yang diperoleh kepada masyarakat sekitar (training the trainers), dan memperkuat jejaring UMKM digital di kawasan IKN.

Baca juga: Strategi BI Kaltim Jaga Stabilitas Harga Pangan dan Tekan Ketergantungan Batubara

Hasil program ini menunjukkan peningkatan kemampuan peserta secara signifikan. Mereka kini memiliki keterampilan praktis untuk berkarya dan memanfaatkan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari mempromosikan UMKM hingga membangun website sederhana.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau