Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

IKN Didominasi Gen Z dan Milenial, Basuki Cari Investor Padel hingga Bioskop

Kompas.com, 16 Desember 2025, 21:03 WIB
Aisyah Sekar Ayu Maharani,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

NUSANTARA, KOMPAS.com - Saat ini, penduduk Ibu Kota Nusantara (IKN), masih dikuasai Generasi Z dan Millennial, dengan porsi lebih dari 50 persen dari total 147.427 jiwa.

Oleh karena itu, Otorita IKN terus berupaya mendatangkan aktivitas atau kegiatan yang mengakomodasi kebutuhan mereka, bahkan yang tengah tren.

"Jadi pertama memang gen Z dan milenial yang hampir 50 koma sekian persen, itu berarti memang ini kota harus didesain untuk anak muda, itu awalnya," kata Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono saat ditemui di Kantor Badan Pusat Statistik (BPS), Jakarta Pusat, Selasa (16/12/2025).

Baca juga: Cuma 60 Menit, Dari Balikpapan Ke IKN Lewat Jalan Tol 50,227 Kilometer

Oleh karena itu, untuk mendukung gaya hidup generasi muda, Basuki mengatakan akan mencari investor untuk membangun padel dan bioskop.

"Sekarang saya harus mencari investor yang untuk misalnya bangun padel, bioskop," ujar Basuki.

Ia juga mengungkapkan, jumlah penduduk yang ideal untuk menarik investor masuk ke IKN adalah sejumlah 2 juta jiwa.

"Minimal ada 2 juta. Itu sesuai dengan daya dukungnya dulu. Tapi nanti kalau sudah ada infrastruktur yang lainnya, pasti akan lebih dari itu," ucap Basuki.

Sementara sampai dengan tahun 2028, ditargetkan sebanyak 4.100 Aparatur Sipil Negara (ASN) telah pindah ke IKN, seiring dengan ditetapkannya IKN sebagai Ibu Kota Politik.

Penduduk IKN 147.427 Jiwa 

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, IKN telah dihuni oleh sebanyak 147.427 jiwa.

"Berdasarkan hasil pendataan penduduk Ibu Kota Nusantara 2025 (PPKIKN), penduduk IKN saat ini di wilayah delineasi IKN tercatat sebanyak 147.427 jiwa atau sebanyak 43.293 rumah tangga," kata Amalia.

Baca juga: Tol IKN Dibuka Gratis Mulai 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026

Dari data tersebut, generasi Z mendominasi jumlah penduduk dengan persentase sebanyak 27,20 persen atau sekitar 40.100 jiwa, diikuti oleh generasi milenial sebanyak 23,53 persen atau sekitar 34.690 jiwa.

Kemudian generasi post gen Z 22,28 persen atau sekitar 32.847 jiwa, generasi X 19,29 persen atau sekitar 28.439 jiwa, baby boomer 7,14 persen atau sekitar 10.526 jiwa, dan pre-boomer 0,55 persen atau sekitar 811 jiwa.

Sementara untuk konsentrasi persebaran penduduk, jumlah tertinggi ada di Desa Samboja Kuala (Kecamatan Samboja), Desa Muara Jawa Ulu dan Muara Jawa Pesisir (Kecamatan Muara Jawa), serta Desa Telemow (Kecamatan Sepaku), dengan kepadatan penduduk lebih dari 400 jiwa per kilometer persegi.

Baca juga: Perang Lawan Mafia dan Sapu Bersih IKN, Otorita Siapkan Renstra 2026

"Wilayah tersebut menjadi pusat aktivitas penduduk dan dengan demikian dapat menjadi prioritas dalam penyediaan layanan dasar dan infrastruktur Ibu Kota Nusantara ke depan," ujar Amalia.

Adapun Sensus Penduduk IKN dilakukan dengan anggaran dari Otorita IKN sebesar Rp 7 miliar.

"Pak Kepala Otorita IKN menyepakati, kami diberikan anggaran oleh Otorita IKN untuk melaksanakan pendataan lengkap penduduk Ibu Kota Nusantara," kata Amalia.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau