JAKARTA, KOMPAS.com - Tingginya intensitas kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) yang tak terkendali membuat Ruas Sp. Blusuh–Sp. 3 Damai–Barong Tongkok–Mentiwan (Sendawar) di Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), mengalami kerusakan.
Oleh karena itu, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga melaksanakan preservasi jalan di ruas tersebut.
Preservasi jalan dilakukan karena Ruas Sp. Blusuh–Sendawar merupakan salah satu akses penghubung antar-wilayah yang penting bagi aktivitas masyarakat dan perekonomian di Kutai Barat dan Mahakam Ulu.
"Oleh karena itu, Kementerian PU memastikan penanganan terus dilakukan secara bertahap, terencana, dan berkelanjutan agar jalan tetap laik fungsi,” kata Dody, Minggu (11/1/2026).
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Timur (Kaltim) Ditjen Bina Marga Kementerian PU Yudi Hardiana menyampaikan, pihaknya terus melakukan koordinasi lintas sektor seiring dengan pekerjaan preservasi jalan ini.
Baca juga: IJD Preservasi Made-Plembon Diresmikan, Akses Lumbung Padi Lamongan Lebih Mumpuni
“Kami sejak awal selalu berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dalam penanganan ruas ini," tutur Yudi.
Selain perbaikan fisik jalan, BPJN Kaltim Ditjen Bina Marga Kementerian PU juga mendorong pengendalian kendaraan ODOL yang selama ini menjadi salah satu penyebab utama kerusakan.
Sebagai langkah antisipasi agar kerusakan tidak terulang, BBPJN Kaltim juga telah meminta dukungan Polri dan instansi perhubungan untuk memperkuat pengawasan dan penertiban truk ODOL, terutama setelah penanganan ruas jalan selesai dilaksanakan.
Kegiatan preservasi ini dilaksanakan dengan skema multi-years contract (MYC) atau kontrak tahun jamak pada 2025-2027.
Lingkup pekerjaan utamanya meliputi pemeliharaan rutin jalan sepanjang 15,94 kilometer, dan pemeliharaan rutin kondisi sepanjang 24,36 kilometer.
Kemudian, rehabilitasi minor jalan sepanjang 2,44 kilometer, rehabilitasi mayor jalan sepanjang 17,21 kilometer, rekonstruksi jalan sepanjang 4,05 kilometer, pemeliharaan rutin jembatan sepanjang 291,2 meter, dan pemeliharaan berkala jembatan sepanjang 234,6 meter.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.