Penulis
"Bandara Internasional Nusantara telah menunjukkan performa yang sangat stabil. Fakta bahwa sejumlah jet pribadi telah mendarat dengan mulus berkali-kali di sini membuktikan bahwa kesiapan operasional, mulai dari sisi udara hingga navigasi, sudah berada pada level yang diharapkan," terang Imam.
Baca juga: Inflasi Kaltim Melandai, tapi Transportasi dan Energi Masih Menghantui
Imam melanjutkan, kehadiran jet pribadi ini mencerminkan kepercayaan diri pasar. Aksesibilitas udara yang mumpuni adalah syarat mutlak bagi sebuah ibu kota baru untuk dapat bersaing di level global.
Bandara ini tidak lagi hanya berfungsi sebagai pintu masuk bagi pejabat, tetapi bertransformasi menjadi hub logistik yang akan mempercepat distribusi barang dan jasa di Kalimantan Timur.
"Tantangan ke depan bagi kami adalah menjaga konsistensi layanan di tengah meningkatnya minat kunjungan ke IKN Tahap II," cetus Imam.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.