Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bangun Rusun ASN 3 IKN, Waskita Dapat Dua Rekor Muri

Kompas.com, 15 Oktober 2024, 13:00 WIB
Add on Google
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk meraih dua penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (Muri) melalui proyek Rumah Susun ASN 3 Ibu Kota Nusantara (IKN), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Proyek tersebut tercatat di Muri sebagai bangunan dengan Instalasi Tata Suara Tercepat Pembangunan 47 Tower Rusun ASN dan Hankam IKN, serta Instalasi Protokol Internet (IP) Data Tercepat Pembangunan 47 Tower Rusun ASN dan Hankam-IKN.

Perlu diketahui, tata suara merupakan sistem yang mengatur pengelolaan dan distribusi suara di dalam suatu bangunan.

Baca juga: Pembangunan Tercepat, Rusun ASN 2 di IKN Sabet Rekor Muri

Salah satu fungsinya yaitu sebagai media komunikasi pada area publik. Misalnya, saat memberikan pengumuman keadaan gawat darurat seperti kebakaran dan gempa bumi.

Sementara, instalasi IP yang dilakukan pada Rumah Susun ASN 3 berupa Gigabit Passive Optical Network (GPON), yakni teknologi jaringan menggunakan serat optik.

GPON berfungsi menyediakan konektivitas internet berkecepatan tinggi.

Corporate Secretary Waskita Karya Ermy Puspa Yunita mengatakan, setiap unit rumah susun nantinya dapat terhubung ke jaringan GPON guna memberikan akses internet.

“GPON dapat mendukung layanan tambahan seperti TV kabel dan telepon,” ujarnya.

Kedua instalasi tersebut nantinya memudahkan para aparatur negara yang tinggal di sana dalam melakukan kegiatan sehari-hari.

Menurut Emy, mereka pun akan merasa lebih aman dan nyaman karena bangunan dilengkapi fasilitas tata suara serta komunikasi yang memadai.

Ermy menyatakan, perseroan terus berkomitmen mengerjakan setiap proyek termasuk bangunan ASN 3 ini secara maksimal dan memperhatikan kualitasnya.

Baca juga: Serba Canggih, Rusun ASN di IKN Gunakan Teknologi Smarthome

Perseroan pun selalu menghadirkan inovasi dalam pembangunan proyek agar pekerjaan menjadi lebih efisiensi dan tepat mutu.

“Maka, pencatatan Rekor Muri ini menjadi wujud komitmen Waskita sebagai BUMN Konstruksi dalam memberikan yang terbaik bagi masyarakat, khususnya ASN. Kenyamanan serta keamanan para penghuni Rumah Susun ASN 3 pun menjadi prioritas bagi perseroan,” tutur dia.

Sebagai informasi, Rumah Susun ASN 3 di IKN terdiri dari enam tower yang berdiri di atas lahan seluas 4,3 hektar. Setiap tower memiliki 10 lantai hunian dan tiga lantai podium fasilitas umum serta sosial.

Sementara, total huniannya sebanyak 360 unit dan dapat menampung 1.440 orang, dengan luas masing-masing sebesar 98 meter persegi.

Ada beberapa ruangan di dalamnya meliputi satu kamar utama, dua kamar anak, dua kamar mandi, ruang makan, ruang keluarga, juga ruang cuci, serta dapur.

Hunian ASN 3 merupakan salah satu dari 12 proyek IKN yang digarap Waskita Karya.

Total nilainya mencapai Rp 7,7 triliun, sedangkan khusus Rumah Susun ASN 3, nilai proyeknya sebesar Rp 1,13 triliun.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau