NUSANTARA, KOMPAS.com - Sejumlah menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih kompak menegaskan proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) akan dilanjutkan.
Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, fokus proyek IKN saat ini adalah membangun ekosistem legislatif dan yudikatif.
"Ini yang saya dengar langsung arahan beliau (Prabowo) ke depan itu, utamakan itu dulu sebelum dikembangkan atau diperluas untuk fungsi-fungsi lainnya, pemerintahan maupun fungsi bisnis lainnya," tuturnya dalam kunjungan kerja ke Kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Jakarta, pada Rabu (23/10/2024).
Baca juga: Setelah Diana dan Raja Juli, Giliran AHY Tegaskan IKN Lanjut
Berdasarkan pernyataan AHY, pembangunan kawasan bisnis nampak bukan menjadi prioritas dalam waktu dekat.
Juga tidak dimungkiri bakal ada penyesuaian rencana kerja pemerintahan baru, yang bisa jadi berbeda dengan kabinet sebelumnya.
"Jadi saya mengatakan bahwa ini akan dilanjutkan, tetapi tentu akan disesuaikan terutama budgeting-nya harus diketahui berapa budget yang dialokasikan untuk melanjutkan proyek-proyek di IKN," lanjutnya.
Sebelumnya, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni yang mengungkapkan Prabowo memiliki komitmen kuat untuk membangun IKN.
"Insya Allah. Pak Prabowo memiliki komitmen yang kuat untuk pembangunan IKN," kata Raja di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2024).
Baca juga: Proyek Jalan Kawasan Hankam dan Lingkar Sepaku 4 di IKN Berlanjut
Menurutnya, komitmen pembangunan IKN sudah sering disampaikan Prabowo.
"Beliau sudah berkali-kali menyampaikan akan meneruskan, bahkan akan menuntaskan," imbuhnya.
Selain Raja Juli, ada Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti yang beberapa kali menegaskan bahwa pembangunan IKN harus dilanjutkan.
"Insya Allah ada," ucap Diana saat ditemui usai Upacara Serah Terima Jabatan di kantornya, Jakarta, Senin (21/10/2024).
Baca juga: Menanti Nasib Empat Gedung Kemenko IKN Era Kabinet Gemuk Prabowo
Diana bahkan mengisyaratkan bahwa Prabowo juga telah menyatakan komitmennya untuk melanjutkan IKN.
"IKN kan harus dilanjutkan, kita selesaikan dan nanti segera dimanfaatkan, kan kemarin sudah disampaikan beliau (Prabowo), melanjutkan," tegas Diana.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.