Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

BFF Digelar, Jalan Balikpapan Menjadi Barometer Perfilman Indonesia

Kompas.com, 27 Oktober 2024, 11:05 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Tak dimungkiri, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) telah memengaruhi perubahan kota-kota mitra dan penyangga di sekitarnya. 

Termasuk Kota Balikpapan sebagai mitra utama yang memiliki potensi besar di segala sektor. 

Di sektor seni perfilman, kota ini telah merintis jalan panjang untuk menjadi barometer di Indonesia.

Hal ini dibuktikan dengan penyelenggaraan Balikpapan Film Festival (BFF) yang digelar setiap tahun.

Pada BFF 2024, terdapat 63 film dari seluruh Indonesia yang berasal dari 28 kabupaten/kota meramaikan festival ini.

Baca juga: Banyak Broker Berkeliaran, Otorita Tegaskan Kunjungan ke IKN Gratis

Menurut Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (DPOP) Ratih Kusuma, hal ini menandakan Balikpapan sudah pantas menyandang tahbis sebagai barometer perfilman Indonesia.

"Kami agendakan BFF setiap tahun yang dirangkai dengan workshop, seminar, maupun temu komunitas. Untuk BFF tahun 2025 pun kami akan menggelar hal serupa," ujar Ratih menjawab Kompas.com, Sabtu (26/10/2024).

Dia menambahkan, sebagai puncak acara, BFF merupakan wadah bagi berlangsungnya pertemuan komunitas perfilman.

BFF juga membuka ruang literasi pelaku sineas untuk berkolaborasi, bersinergi dan membangun ekosistem perfilman di Indonesia.

Ke depannya, lanjut Ratih, bukan tidak mungkin jika ekosistem perfilman sudah terbentuk, Balikpapan menjadi tuan rumah Festival Film Indonesia (FFI).

"Sebetulnya, tahun ini kami diminta menjadi tuan rumah FFI 2024, tapi kami harus membangun ekosistem perfilman lebih dulu," imbuh Ratih.

Aqila Nayyara Zakee Anwar memenangi dua kategori Balikpapan Film Festival (BFF) 2024 yakni Manuntung Borneo Cultural Awards dan Trailer FavoritKOMPAS.com/HILDA B ALEXANDER Aqila Nayyara Zakee Anwar memenangi dua kategori Balikpapan Film Festival (BFF) 2024 yakni Manuntung Borneo Cultural Awards dan Trailer Favorit
Sementara itu, Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Balikpapan Ahmad Muzakkir berharap, BFF 2024 bukan sekadar kompetisi perfilman melainkan wadah apresiasi untuk para sineas.

"BFF adalah ruang literasi serta media refleksi dan inpsirasi sehingga menjadi bagian dalam membangun ekosistem perfilman Indonesia yang berkualitas," ujar Muzakkir.

BFF yang digelar sejak tahun 2020 lalu, menjadi representasi dari plurarisme konsep atau pandangan yang mengakui keberagaman meliputi pandangan nilai dan budaya.

Baca juga: Toko Penyeimbang, Intervensi Pemerintah Stabilkan Harga Pangan

Karena mengusung konsep kehidupan Kota Balikpapan yang secara sosial memiliki banyak suku sehingga terjadi akulturasi budaya, akan hadir paham keberagaman tanpa memandang suku ras dan agama (SARA)

“Balikpapan sebagai pintu gerbang IKN harus melakukan transformasi di masa depan khususnya dalam sosial dan budaya kesenian di bidang perfilman,” tambah Muzakkir.

Menurutnya, film bukan sekadar hiburan yang ditonton tetapi juga sebagai bentuk representasi keberagaman Indonesia yang mencerminkan aneka ragam genre yang berbeda denganmenekankan pada gagasan dan kreativitas.

Berikut daftar pemenang BFF 2024

  • Aktor terbaik: Suara Rindu 
  • Aktris Terbaik: Setangkai Bunga Kertas 
  • Manuntung Borneo Cultural Award: Kunang-kunang
  • Film pendek kategori pelajar: Regain Bloom 
  • Kategori Sutradara terbaik: Kanca Wingking 
  • Penata kamera terbaik: Kanca Wingking 
  • Penyunting gambar terbaik: Selamat Berduka Cita
  • Penata Suara Terbaik: Suara Rindu
  • Penata Artistik Terbaik: Kanca Wingking
  • Trailer Terfavorit: Kunang-kunang
  • Golden Bear Award : Kanca Wingking
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau