Penulis
NUSANTARA, KOMPAS.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Timur (Kaltim) memperketat pengawasan terhadap kelayakan aktivitas angkutan antar-kota dalam rangka menyambut musim mudik Lebaran 2025.
Langkah ini diambil untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan para pemudik selama perjalanan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Kaltim, Irhamsyah, mengatakan terdapat enam posko mudik di terminal-terminal utama.
Baca juga: Tekan Inflasi Ramadan, Kaltim Gandeng Ritel Modern Gelar Pangan Murah
Posko-posko ini berfungsi sebagai pusat pemeriksaan kelengkapan dokumen dan kondisi fisik kendaraan (ramp check), serta pemeriksaan kesehatan pengemudi.
"Tahun ini, kami fokus pada pemeriksaan kesehatan pengemudi. Kami bekerja sama dengan Dinas Kesehatan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh," ujar Irhamsyah dikutip Kompas.com dari Antara, Selasa (11/03/2025).
Pemeriksaan kesehatan ini tidak hanya ditujukan bagi pengemudi, tetapi juga memberikan kesempatan bagi para penumpang untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka sebelum melakukan perjalanan mudik.
Dishub melibatkan unsur lintas instansi, yaitu kolaborasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk kepolisian, hingga pemilik armada.
Posko-posko mudik mulai beroperasi pada sepuluh hari sebelum Lebaran, lebih awal dari tahun-tahun sebelumnya yang biasanya dimulai pada tujuh hari sebelumnya.
Baca juga: Ekonomi Kaltim Stabil di Tengah Dinamika Global, Deflasi 0,25 Persen
"Pemeriksaan kendaraan angkutan penumpang menyeluruh di tujuh terminal yang ada di Kaltim, termasuk dua terminal di Samarinda, yaitu Sungai Kunjang dan Lempake, juga di Sangatta serta terminal di Tenggarong," jelas Irhamsyah.
Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi tekanan darah, kadar kolesterol, gula darah serta tes lainnya guna memastikan pengemudi layak memulai perjalanan. Upaya ini dilakukan untuk menjamin keselamatan penumpang selama arus mudik Lebaran.
Pemeriksaan tersebut sejalan dengan instruksi dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan.
"Kami ingin memastikan bahwa pengemudi dalam kondisi prima dan layak untuk mengemudi, sehingga dapat meminimalisasi risiko kecelakaan selama musim mudik," tegas Irhamsyah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang