Penulis
NUSANTARA, KOMPAS.com - Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) yang sempat diblokir oleh warga pada Selasa (24/3/2025), kini telah dibuka kembali untuk umum.
Pembukaan kembali ini dilakukan setelah adanya kesepakatan antara warga dan pihak terkait mengenai proses ganti rugi lahan.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur, Hendro Satrio Muhammad Kamaluddin, mengonfirmasi bahwa jalan tol tersebut telah dibuka kembali pada pukul 08.00 WITA.
Baca juga: Volume Lalin Tol Balsam Meningkat 6,6 Persen pada H-6 Lebaran
"Tadi jam 8 pagi udah dibuka," ujar Hendro kepada Kompas.com, Rabu (26/3/2025).
Hendro menjelaskan bahwa saat ini, Badan Pertanahan Nasional (BPN) sedang dalam proses pembayaran ganti rugi kepada warga.
Ia meminta warga untuk bersabar menunggu proses tersebut selesai.
"Saat ini di BPN sedang proses pembayaran ganti rugi, Minta warga sabar menunggu proses ganti rugi," katanya.
Hendro juga mengarahkan agar warga dapat berkoordinasi langsung dengan pihak BPN untuk informasi lebih lanjut mengenai proses ganti rugi.
"Tanya pihak BPN," imbuhnya.
Baca juga: Progres Tol IKN Seksi 1A Bandara Sepinggan-Balikpapan Selatan 5 Persen
Seperti diketahui, Tol IKN dibuka secara fungsional sebagai jalur alternatif untuk memecah kepadatan arus mudik Lebaran 2025.
Jalan tol ini dibuka mulai 24 Maret hingga 7 April 2025, dengan jadwal dan ketentuan sebagai berikut:
Sebelumnya, sejumlah warga memblokade Tol IKN dan memasang banner bertuliskan Tanah Hak Milik Ahli Waris Almarhum Saleng Sesuai dengan Putusan Pengadilan Negeri Balikpapan No 43/Pdt.C/2024/PN BPP.
Pemblokiran ini menyebabkan sejumlah kendaraan menghentikan lajunya di jalan tol ini.
Namun, dengan dibukanya kembali Tol IKN, diharapkan dapat memperlancar arus mudik Lebaran 2025 dan memberikan alternatif perjalanan yang lebih cepat bagi para pemudik.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang