Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Raksasa Teknologi, Energi, dan Keuangan Taiwan Kepincut IKN, Siap Investasi

Kompas.com, 16 Mei 2025, 15:21 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Ibu Kota Nusantara (IKN) semakin menunjukkan daya tariknya di mata investor global.

Kali ini, delegasi dari Taipei Economic and Trade Office (TETO) yang dipimpin oleh Representative Bruce Hung menyambangi langsung Kantor Otorita IKN, Rabu (15/05/2025).

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan intensif sebelumnya antara TETO dan Kementerian Perindustrian RI pada November 2024.

Pembicaraan kala itu rupanya membuahkan hasil yang signifikan, dengan sejumlah perusahaan terkemuka Taiwan kini menyatakan minatnya untuk menjadi bagian dari pembangunan IKN sebagai smart city yang modern dan berkelanjutan.

Baca juga: Selain Bangun Mal-Mixed Use, Investor Arab Juga Akan Wakaf Masjid di IKN

Tak main-main, delegasi TETO membawa kabar baik dari berbagai sektor industri unggulan Taiwan. Sejumlah nama besar menunjukkan antusiasme untuk berinvestasi di IKN.

Mereka bergerak di berbagai sektor seperti transportasi, infrastruktur, konstruksi, peruanskan, keuangan, dan energi.

Berikut daftarnya:

  • Transportasi: China Airlines, Starlux Airlines
  • Infrastruktur dan Konstruksi: Sinotech Engineering Consultants, CECI Engineering Consultants, CTCI Construction Engineering Company
  • Energi: CPC Corporation
  • Perbankan dan Keuangan: The Export-Import Bank of ROC (Taiwan), CTBC Bank
  • Teknologi: PT ACER Indonesia, ASUS
  • Material dan Industri Lain: Nam Liong Global Corporation

Representative TETO Bruce Hung mengungkapkan, konsep IKN sebagai kota pintar dan berkelanjutan sangat selaras dengan visi pengembangan teknologi dan kapabilitas industri Taiwan yang maju.

Pihaknya melihat peluang kerja sama investasi yang sangat positif di IKN. Banyak perusahaan Taiwan tertarik untuk mendukung pembangunan infrastruktur, energi bersih, dan teknologi smart city di Nusantara.

"Taiwan siap menjadi mitra strategis bagi Indonesia dalam merealisasikan visi IKN sebagai kota masa depan yang inklusif dan hijau," ujar Bruce.

Kunjungan delegasi TETO ini semakin mengukuhkan posisi IKN sebagai magnet investasi global.

Ketertarikan Taiwan tidak hanya terbatas pada potensi keuntungan finansial, tetapi juga didasari oleh komitmen untuk mempererat hubungan ekonomi dan teknologi yang berlandaskan nilai keberlanjutan dan inovasi.

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyambut hangat kedatangan delegasi TETO dan menyatakan kesiapan Otorita IKN untuk menjalin kolaborasi jangka panjang yang saling menguntungkan.

"Kami terbuka dan sangat menyambut baik minat dari para investor Taiwan. Semoga TETO dan para calon investor bisa segera membangun di sini (IKN)," kata Basuki.

Sebagai bentuk sambutan dan pengenalan lebih lanjut, Otorita IKN mengajak delegasi TETO untuk berkeliling langsung di kawasan ibu kota baru.

Mereka disuguhi panorama alam Kalimantan serta diperlihatkan potensi lahan yang tengah dikembangkan, termasuk zona-zona inti dan kawasan prioritas pembangunan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau