Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Basuki Ancam Tutup Batching Plant IKN jika Truk Proyek Masih Brutal

Kompas.com, 23 Juni 2025, 08:59 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menegaskan komitmennya untuk menjaga standar tinggi dalam pembangunan IKN, termasuk dalam pengelolaan operasional proyek.

Salah satu poin penting yang ditekankan oleh Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, adalah kedisiplinan dalam menjaga kebersihan truk pengangkut material di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

Hal ini menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas, keberlanjutan lingkungan, dan estetika pembangunan ibu kota baru Indonesia.

Baca juga: Enam Proyek IKN yang Digarap BUMN Ini Tuntas 100 Persen, Apa Resepnya?

Dalam Pre-Construction Meeting (PCM) yang digelar pada 19 Juni 2025, sebagai langkah awal memasuki fase kedua pembangunan IKN, Basuki menyoroti pentingnya pengelolaan lalu lintas proyek yang teratur dan tidak merusak infrastruktur yang telah dibangun.

Ia secara tegas meminta agar truk yang mengangkut material dari batching plant menjaga kebersihan dan mematuhi aturan operasional.

“Truk harus bersih, tidak boleh kocar-kacir. Khususnya dari batching plant, kalau masih brutal, saya akan tutup. Pengangkutan material juga tidak boleh melanggar aturan over dimension over loading (ODOL). disposal harus ditutup dengan terpal, dan sisa material wajib dibersihkan dari lingkungan kerja,” tegas Basuki.

Tata Kelola dan Keberlanjutan

Perintah ini bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga mencerminkan komitmen Otorita IKN terhadap tata kelola pembangunan yang transparan, akuntabel, dan ramah lingkungan. 

Dengan memasuki fase kedua, yang mencakup lelang proyek baru senilai Rp 3,4 triliun untuk pembangunan jalan dan infrastruktur di KIPP zona 1A, 1B, dan 1C, Otorita IKN menekankan pentingnya kolaborasi antarpihak untuk memitigasi potensi masalah di lapangan.

Baca juga: Hutama Karya Buka-bukaan, Ada Tiga Kendala Terbesar Proyek IKN

Basuki juga mengingatkan agar seluruh pihak menjaga kawasan riparian (sempadan sungai) dan memperhatikan risiko banjir, terutama karena proyek ini berlangsung pada musim hujan dengan waktu pelaksanaan terbatas hingga Desember 2025.

Disiplin waktu dan pengelolaan material menjadi kunci untuk memastikan kelancaran proyek tanpa mengorbankan lingkungan sekitar.

Dukungan Investasi Internasional

Pembangunan IKN juga didukung oleh kepercayaan investor global melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Baca juga: Pembangunan IKN Masuki Fase Kedua, Tender Diumumkan Akhir Juni 2025

Pada Mei 2025, dua konsorsium internasional dari Amerika Serikat dan Korea Selatan menyatakan komitmennya untuk membangun rumah susun di IKN. Konsorsium Amerika, yang terdiri dari PJ-IC International, Bee-Invest, Ozturk Holdings, dan Promec Joint Venture, mengalokasikan Rp 6 triliun untuk 20 tower rumah susun.

Sementara itu, konsorsium Korea Selatan, yang melibatkan Samsung C&T dan PT Brantas Abipraya, menggelontorkan Rp6,3 triliun untuk 21 tower.

Masuknya konsorsium dari Amerika, Korea Selatan, bersama negara-negara mitra lainnya merupakan bukti nyata kepercayaan dunia internasional terhadap pembangunan IKN.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau