Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

IKN Bakal Punya Destinasi Kuliner Premium Teras Hutan by Plataran

Kompas.com, 24 Juli 2025, 07:13 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Ibu Kota Nusantara (IKN) terus bergerak menjadi kota yang tak hanya cerdas dan berkelanjutan, tetapi juga kaya akan pengalaman budaya dan pariwisata.

Dalam langkah strategis untuk memperkuat sektor kuliner berbasis budaya, PT Plataran Boga Rasa secara resmi menjalin kerja sama dengan Otorita IKN.

Penandatanganan Perjanjian Pemanfaatan Tanah Pengalokasian Lahan Aset Dalam Penguasaan (ADP) dan Akta Notarial dilakukan pada Rabu (23/07/2025) di Kantor Kepala Otorita IKN.

PT Plataran Boga Rasa dikenal sebagai entitas lokal Indonesia yang bergerak di sektor hospitality dengan reputasi kuat.

Baca juga: DPR Panggil Otorita IKN, Pertanyakan Nasib APBN Rp 130 Triliun

Mereka identik dengan pengalaman kuliner dan pariwisata mewah yang kental dengan ciri khas budaya Indonesia.

Kemitraan ini akan membawa sentuhan khas Plataran ke jantung IKN, dengan pengembangan dua kawasan strategis: Persil 1A dan Persil 1B.

Pada Persil 1A seluas 2.094 meter persegi, akan dibangun Teras Hutan IKN by Plataran. Ini dirancang sebagai ruang makan modern yang menawarkan pengalaman gastronomi bernuansa Indonesia, terintegrasi apik dengan taman terbuka hijau.

Sementara itu, Persil 1B yang lebih luas, yaitu 12.605 meter persegi, akan dikembangkan dengan konsep serupa namun menawarkan pekarangan yang lebih luas dan fleksibel untuk berbagai aktivitas.

Pembangunan tahap awal direncanakan dimulai pada tahun 2025, dengan fokus utama pada pengembangan di Persil 1A.

Kepastian Hukum untuk Investor

Penandatanganan perjanjian ini bukan sekadar seremoni. Menurut Kepala Otorita IKN, Basuki, ini adalah langkah strategis yang menjamin kepastian hukum bagi para pelaku usaha dalam mengatur hak dan kewajiban mereka.

Ini sekaligus menegaskan komitmen kolektif pemerintah dan swasta untuk mengawal keseluruhan proses pembangunan IKN.

"Terima kasih atas kepercayaan PT. Plataran Boga Rasa untuk dapat berinvestasi di IKN, semoga kerja sama ini akan terus berlanjut dengan baik," ujar Basuki.

Baca juga: NasDem Desak Pembangunan IKN Dimoratorium, Ini Alasan Utamanya

Dengan terwujudnya kolaborasi antara Otorita IKN dan PT Plataran Boga Rasa, sektor kuliner di Ibu Kota Nusantara diharapkan dapat terus bertumbuh.

Lebih dari itu, diharapkan Plataran akan menjadi ikon baruyang tidak hanya memperkuat identitas budaya bangsa, tetapi juga terus menarik minat investor dan wisatawan dari dalam maupun luar negeri untuk berkunjung ke IKN.

Inisiatif ini mengukuhkan IKN sebagai destinasi yang menawarkan lebih dari sekadar pusat pemerintahan, melainkan juga pengalaman budaya dan kuliner yang kaya dan mendalam.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau