Penulis
NUSANTARA, KOMPAS.com - Suasana mudik di Kalimantan Timur selama ini kerap diwarnai cerita tentang antrean panjang di pelabuhan feri atau kemacetan di jalur poros Balikpapan-Samarinda.
Namun kali ini peta perjalanan berubah, menyusul pembukaan resmi Jalan Tol IKN secara fungsional untuk menunjang kelancaran arus mudik dan balik mulai 13 Maret hingga 29 Maret 2026.
Pembukaan jalur ini merupakan upaya strategis mengalihkan beban lalu lintas dari arteri utama yang mulai kewalahan menampung volume kendaraan.
Tol IKN dengan koridor satwaBerbeda dengan operasional terbatas sebelumnya, kali ini Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur menyediakan dua akses masuk yang lebih fleksibel.
Kepala BBPJN Kaltim, Yudi Hardana, merinci bahwa masyarakat bisa masuk melalui Gerbang Tol Manggar atau akses tambahan di Seksi 1B.
“Akses tambahan di Seksi 1B dapat dicapai melalui kawasan Ring Road Balikpapan Selatan dan Jalan Mulawarman, tepatnya dari jalur belakang Stadion Batakan di Balikpapan Timur,” ujar Yudi, Jumat (13/3/2026).
Tol IKNKebijakan ini diambil demi memfasilitasi warga yang ingin melaksanakan salat Idulfitri di Masjid Negara IKN, sebuah simbol baru religiusitas di kawasan inti pusat pemerintahan.
Meski dibuka gratis, ada catatan kritis yang perlu diperhatikan pengguna jalan. Jalur ini masih berstatus fungsional, yang berarti kondisi teknisnya belum sesempurna jalan tol operasional penuh.
Jembatan Pulau Balang Tol IKN“Sepeda motor, bus, serta kendaraan angkutan barang atau truk tidak diperkenankan melintas selama masa operasional fungsional ini,” tegas Yudi.
Pembatasan ini untuk menjaga keselamatan, mengingat beberapa titik jalur masih dalam tahap penyempurnaan infrastruktur.
Tol IKNJalur ini diharapkan menjadi solusi bagi kendaraan roda dua yang menuju arah Sepaku agar tidak menumpuk di jalan raya lama.
Seiring status IKN sebagai magnet wisata baru, arus mudik tahun ini diprediksi tidak hanya diisi oleh warga yang pulang kampung, tapi juga wisatawan lokal yang penasaran dengan progres pembangunan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). Lonjakan trafik ini menuntut kedisiplinan tinggi.
Jalan KIPP 1B“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan jalur ini dengan tertib dan bertanggung jawab. Tetap patuhi rambu lalu lintas dan ikuti arahan petugas,” pesan Troy.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang