Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Otorita IKN Buka Beasiswa, Warga Lokal Bisa Kuliah Gratis di Brawijaya

Kompas.com, 10 Maret 2026, 15:19 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com – Pembangunan fisik Ibu Kota Nusantara (IKN) yang masif di tanah Kalimantan Timur kini mulai diimbangi dengan upaya serius di sektor fundamental, kualitas sumber daya manusia (SDM).

Otorita IKN secara resmi membuka kembali keran beasiswa pendidikan bagi putra-putri lokal yang berdomisili di wilayah delineasi IKN untuk menempuh studi di Universitas Brawijaya (UB).

Langkah ini merupakan strategi jangka panjang untuk menciptakan talenta lokal yang mampu mengisi pos-pos strategis dalam klaster Superhub Ekonomi Nusantara.

Baca juga: Mau Lebaran di IKN? Cek Jadwal Pembukaan Tol Gratis

Tanpa kesiapan SDM lokal, kemegahan infrastruktur IKN berisiko hanya menjadi menara gading yang asing bagi penduduk aslinya.

Program beasiswa yang memasuki tahun kedua ini menawarkan cakupan pendanaan yang komprehensif.

Penerima beasiswa akan dibebaskan dari Uang Kuliah Tunggal (UKT) secara penuh hingga delapan semester, termasuk tanggungan Iuran Pengembangan Institusi (IPI).

Fokus disiplin ilmu yang ditawarkan pun terlihat sangat spesifik dan relevan dengan kebutuhan manajerial serta pengembangan wilayah IKN.

Di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), tersedia program studi mulai dari Sosiologi, Ilmu Komunikasi, hingga Ilmu Hubungan Internasional.

Baca juga: Tol IKN Dibuka Gratis Sementara saat Mudik Lebaran 2026, Cek Jadwalnya

Sementara di Fakultas Pertanian, fokus diberikan pada Agribisnis, Agroteknologi, dan Studi Kehutanan, tiga sektor yang menjadi tulang punggung pelestarian ekosistem hutan tropis IKN.

Wilayah sasaran beasiswa ini mencakup "ring satu" IKN, yakni Kecamatan Sepaku di Kabupaten Penajam Paser Utara, serta Kecamatan Samboja, Muara Jawa, Loa Kulu, dan Loa Janan di Kabupaten Kutai Kartanegara.

Memutus Stigma

Keberhasilan program ini sebenarnya sudah mulai terlihat pada tahun pertama (2024). Dua orang anak petani dari Sepaku dan Samboja berhasil menembus ketatnya seleksi dan kini tengah menempuh studi Agroteknologi di Malang.

Keduanya dilaporkan menunjukkan performa akademik yang impresif dan aktif dalam organisasi kemahasiswaan.

Baca juga: Tak Seperti Jakarta, IKN Bebas Kabel Bergelantungan dan Galian Lubang

Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menegaskan bahwa komitmen ini merupakan pengejawantahan dari visi besar Presiden Prabowo Subianto yang tertuang dalam program Asta Cita.

“Sesuai arahan Bapak Presiden, tidak mungkin kita bisa mencapai kesejahteraan maupun kemajuan jika tidak memiliki pendidikan yang bermutu. Kami memastikan generasi muda di kawasan Nusantara mendapatkan bekal investasi masa depan ini,” ujar Troy dalam keterangannya, Selasa (10/3/2026).

Informasi Pendaftaran

Bagi masyarakat di wilayah delineasi yang ingin mendaftar, proses dilakukan secara daring melalui tautan resmi: s.id/FormulirPendaftaranBeasiswa untuk Formulir beasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UB, dan bit.ly/Suratpendaftarandanpernyataanbeasiswa2026 untuk Formulir beasiswa Fakultas Pertanian UB.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau