Penulis
NUSANTARA, KOMPAS.com – Pembangunan fisik Ibu Kota Nusantara (IKN) yang masif di tanah Kalimantan Timur kini mulai diimbangi dengan upaya serius di sektor fundamental, kualitas sumber daya manusia (SDM).
Otorita IKN secara resmi membuka kembali keran beasiswa pendidikan bagi putra-putri lokal yang berdomisili di wilayah delineasi IKN untuk menempuh studi di Universitas Brawijaya (UB).
Langkah ini merupakan strategi jangka panjang untuk menciptakan talenta lokal yang mampu mengisi pos-pos strategis dalam klaster Superhub Ekonomi Nusantara.
Baca juga: Mau Lebaran di IKN? Cek Jadwal Pembukaan Tol Gratis
Tanpa kesiapan SDM lokal, kemegahan infrastruktur IKN berisiko hanya menjadi menara gading yang asing bagi penduduk aslinya.
Program beasiswa yang memasuki tahun kedua ini menawarkan cakupan pendanaan yang komprehensif.
Penerima beasiswa akan dibebaskan dari Uang Kuliah Tunggal (UKT) secara penuh hingga delapan semester, termasuk tanggungan Iuran Pengembangan Institusi (IPI).
Fokus disiplin ilmu yang ditawarkan pun terlihat sangat spesifik dan relevan dengan kebutuhan manajerial serta pengembangan wilayah IKN.
Di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), tersedia program studi mulai dari Sosiologi, Ilmu Komunikasi, hingga Ilmu Hubungan Internasional.
Baca juga: Tol IKN Dibuka Gratis Sementara saat Mudik Lebaran 2026, Cek Jadwalnya
Sementara di Fakultas Pertanian, fokus diberikan pada Agribisnis, Agroteknologi, dan Studi Kehutanan, tiga sektor yang menjadi tulang punggung pelestarian ekosistem hutan tropis IKN.
Wilayah sasaran beasiswa ini mencakup "ring satu" IKN, yakni Kecamatan Sepaku di Kabupaten Penajam Paser Utara, serta Kecamatan Samboja, Muara Jawa, Loa Kulu, dan Loa Janan di Kabupaten Kutai Kartanegara.
Keberhasilan program ini sebenarnya sudah mulai terlihat pada tahun pertama (2024). Dua orang anak petani dari Sepaku dan Samboja berhasil menembus ketatnya seleksi dan kini tengah menempuh studi Agroteknologi di Malang.
Keduanya dilaporkan menunjukkan performa akademik yang impresif dan aktif dalam organisasi kemahasiswaan.
Baca juga: Tak Seperti Jakarta, IKN Bebas Kabel Bergelantungan dan Galian Lubang
Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menegaskan bahwa komitmen ini merupakan pengejawantahan dari visi besar Presiden Prabowo Subianto yang tertuang dalam program Asta Cita.
“Sesuai arahan Bapak Presiden, tidak mungkin kita bisa mencapai kesejahteraan maupun kemajuan jika tidak memiliki pendidikan yang bermutu. Kami memastikan generasi muda di kawasan Nusantara mendapatkan bekal investasi masa depan ini,” ujar Troy dalam keterangannya, Selasa (10/3/2026).
Bagi masyarakat di wilayah delineasi yang ingin mendaftar, proses dilakukan secara daring melalui tautan resmi: s.id/FormulirPendaftaranBeasiswa untuk Formulir beasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UB, dan bit.ly/Suratpendaftarandanpernyataanbeasiswa2026 untuk Formulir beasiswa Fakultas Pertanian UB.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarangArtikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya