Peningkatan penjualan signifikan pada Kuartal I-2024 ini lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun 2023 sebelumnya.
Direktur PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK) Daniel Wirawan mengungkapkan hal itu dalam keterangannya kepada Kompas.com, Jumat (31/5/2024).
"IKN juga memicu aktivitas perekonomian dan daya beli masyarakat di Balikpapan," ujar Daniel.
Selain penjualan apartemen, BSBK mencatat kinerja positif berbagai fasilitas untuk disewakan yang mencakup Mal E-Walk dan Mal Pentacity Shopping Venue.
Menurut Daniel, Perseroan mencatatkan penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp 82,5 miliar mengalami peningkatan sebesar 6,78 persen dari sebelumnya yaitu sebesar Rp.77,2 miliar.
Peningkatan ini disebabkan oleh kenaikan pada segmen pendapatan usaha sebesar 19,71 persen, yang merupakan dampak dari naiknya occupancy rate Mal E-Walk dan Mal Pentacity.
Daniel mengatakan, seiring dengan meningkatnya penjualan dan pendapatan sewa Perseroan, Laba Usaha Perseroan juga mengalami kenaikan 51,98 persen menjadi Rp 33,4 miliar, dibanding sebelumnya yang hanya sebesar Rp 22,0 miliar.
Alhasil dari sisi bottom line, Perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp 17,1 miliar atau melesat 352,38 persen.
"Peningkatan tersebut dikarenakan efisiensi beban pokok pendapatan dan beban keuangan yang dilakukan oleh Perseroan," imbuh Daniel.
Dari sisi neraca, Perseroan mencatatkan total aset senilai Rp 2,501 triliun, tidak terdapat perubahan yang signifikan dibandingkan tahun lalu Rp 2,523 triliun.
Di sisi lain, Perseroan mampu menurunkan total hutang menjadi sebesar Rp 798 miliar dari sebelumnya sebesar Rp 873 miliar.
Sementara, untuk total ekuitas Perseroan mengalami peningkatan yaitu dari Rp 1,650 triliun menjadi Rp 1,703 triliun, hal ini disebabkan oleh peningkatan saldo laba Perseroan pada periode Triwulan I-2024.
Pada awal tahun 2024, Perseroan telah menyelesaikan tambahan kamar di Pentacity Hotel Balikpapan sebanyak 17 kamar.
Sampai saat ini yang sudah beroperasi sejumlah 186 kamar dan sedang membangun kamar tipe suite room sebanyak 16 kamar. Sehingga total kamar yang akan beroperasi pada tahun 2024 adalah 202 kamar.
Secara keseluruhan total kamar hotel yang berintegrasi dengan BSBK adalah 808 kamar yang terdiri dari 215 kamar Jatra Hotel, 202 kamar Pentacity hotel, 346 kamar Astara Hotel dan 45 Kamar J-icon.
Perseroan juga telah meningkatkan okupansi Mal Pentacity dan Mal Ewalk menjadi 97,08 persen dari sebelumnya 95,51 persen.
Sedangkan Occupancy Mal Pentacity mengalami peningkatan menjadi 85,99 persen dibandingkan periode tahun sebelumnya yang hanya sebesar 81,45 persen.
Total luasan sewa Mal E-Walk 28.066,57 meter persegi, dan Mal Pentacity 40.943,44 meter persegi.
Pada tahun 2024 ini, Perseroan juga berencana melakukan pre-launching Apartemen Sapphire dengan ketinggian 13 lantai dan total luasan gedung (gross) 18.921,17 meter persegi.
Apartemen ini memiliki total jumlah 212 unit yang terdiri dari 101 unit tipe 1 kamar, 81 unit tipe 2 kamar, 24 unit tipe 3 kamar dan 6 unit tipe penthouse.
Perseroan mengharapkan dapat memperoleh penjualan total sebesar Rp 500 miliar dari proyek tersebut di atas.
https://ikn.kompas.com/read/2024/05/31/080000087/ikn-dongkrak-penjualan-apartemen-balikpapan-superblock-83-8-persen-