Ada empat investor yang terdiri dari publik dan swasta yang akan merapat ke ibu kota negara baru tersebut.
Meliputi, PT Bank Central Asia Tbk atau BCA, PT Intiland Development Tbk, Swiss-Belhotel, serta Royal Golden Eagle (RGE) Group.
Juru Bicara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Endra S Atmawidjaja mengatakan bahwa groundbreaking ke-7 IKN terdiri dari sektor perbankan, rumah komersial, hingga hotel.
"Jadi ada yang mixed use. Ada landed commercial, itu Intiland. Kalau hotel itu Swiss-bel sama RGE. Dan satu lagi kantor, BCA," papar Endra saat ditemui di kantornya, Rabu (7/8/2024).
Selain itu, juga direncanakan dilaksanakan groundbreaking Istana Wakil Presiden (Wapres) IKN oleh Wapres Republik Indonesia Ma'ruf Amin.
Groundbreaking Istana Wapres direncanakan dilakukan setelah pelaksanaan Sidang Kabinet Paripurna di IKN pada tanggal 12 Agustus 2024.
Namun demikian, Endra menegaskan bahwa groundbreaking Istana Wapres IKN oleh Ma'ruf Amin masih menunggu keputusan kehadiran Wapres pada Sidang Kabinet Paripurna.
"Kalau Pak Wapres hadir di IKN pada saat Sidang Kabinet Paripurna yang dijadwalkan tanggal 12 Agustus yang akan datang, kita akan usulkan groundbreaking Istana Wapres, ini pembicaraan yang sedang berlangsung sekarang," tegas Endra.
Dilansir dari laman resmi Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kementerian PUPR, pagu anggaran proyek tersebut adalah sebesar Rp 1,7 triliun.
Sampai dengan artikel ini ditulis, pemenang yang tertera di laman LPSE adalah PT Adhi Karya (Persero) Tbk dengan harga penawaran dan harga terkoreksi Rp 1,457 triliun.
Namun angka tersebut bukan hanya untuk pembangunan Istana Wapres IKN, tetapi mencakup proyek Kantor Wapres, Kantor Setwapres, Kediaman Wapres, Bangunan Pendukung Lainnya serta Penataan Kawasan.
https://ikn.kompas.com/read/2024/08/08/070000887/-groundbreaking-ke-7-ikn-ada-bank-hingga-rumah-komersial