Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rusun MBR di IKN Selesai September, Lebih Cepat dari Target

Kompas.com, 14 Mei 2026, 14:41 WIB
Add on Google
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

NUSANTARA, KOMPAS.com - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) optimistis pembangunan rumah susun (rusun) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) dapat rampung lebih cepat dari target awal.

Direktur Jenderal (Dirjen) Kawasan Perkotaan Kementerian PKP Sri Haryati mengatakan, progres pembangunan rusun MBR di IKN saat ini telah melampaui target yang ditetapkan.

“Saat ini, progres mencapai 42,465 persen dari rencana 34,675 persen sehingga ada deviasi positif sebesar 7,781 persen. Rencana selesai di Oktober 2026, namun optimistis dapat diselesaikan di bulan September 2026,” ujar Sri di Kantor PT Bank Syariah Nasional atau BSN, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Pembangunan rusun MBR tersebut dilaksanakan oleh Kementerian PKP melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Kalimantan II Satuan Kerja (Satker) PKP Kalimantan Timur, bekerja sama dengan Otorita IKN (OIKN).

Kepala BP3KP Kalimantan II Mustofa Otfan melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Rumah Susun dan Rumah Khusus Satker PKP Kaltim Bayu Krisna Suryantara sebelumnya menjelaskan, pembangunan hunian ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan kawasan permukiman yang inklusif di IKN.

Baca juga: Rusun ASN IKN Dilengkapi Smart Home System, Standar Baru Hunian Birokrat

“Pembangunan rusun MBR di IKN dilakukan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman melalui BP3KP Kalimantan II bekerja sama dengan Otorita IKN,” ujar Bayu.

Pada tahap awal, proyek ini mencakup pembangunan satu tower dengan total 65 unit hunian. Setiap unit memiliki luas 36 meter persegi dan telah dilengkapi furnitur modular multifungsi.

“Unit hunian bertipe 36 meter persegi sudah difasilitasi dengan furnitur modular multifungsi, ruang keluarga, dapur, ruang cuci dan jemur, kamar tidur utama, kamar tidur, kamar mandi, serta planter box,” jelas Bayu.

Dekat PSSI National Training Center

Rusun MBR tersebut dibangun di Sub Wilayah Pengembangan (SubWP) 1B Persil 1 MS.104.06, atau berdekatan dengan PSSI National Training Center.

Kawasan ini juga dilengkapi fasilitas pendukung seperti area parkir, lapangan multifungsi, musala, balai warga, ruang komersial, klinik, dan fasilitas penunjang lainnya.

Selain itu, lokasi rusun disebut memiliki akses yang dekat dengan fasilitas kesehatan dan pendidikan, seperti RS Abdi Waluyo, RS Mayapada, Sekolah Taruna Nusantara, dan Universitas Gunadarma.

Terkait skema kepemilikan hunian, Bayu menyebut pihaknya masih melakukan pembahasan bersama Otorita IKN.

“Untuk skema kepemilikan sewa atau sewa-milik, saat ini kami masih berdiskusi dengan pihak Otorita IKN,” tutup dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau