Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Proyek Rusun ASN 2 di IKN Sabet Tiga Rekor MURI

Penghargaan itu telah diterima oleh Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto di IKN pada Rabu (11/9/2024).

Iwan menjelaskan, pembangunan Rusun ASN 2 di IKN dilaksanakan oleh Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Kalimantan II Direktorat Jenderal (Ditjen) Perumahan Kementerian PUPR dengan kontraktor pelaksana PT Hutama Karya (Persero).

Kemudian terdapat pula dalam bidang fasilitas air minum yaitu "Fasilitas Penerapan Teknologi Pengembangan untuk Siap Minum di Rumah Susun Terbanyak".

"Kami ucapkan selamat kepada PT Hutama Karya (Persero) atas capaian Rekor MURI di Rusun ASN 2. Berbagai inovasi dan teknologi yang diterapkan dalam pembangunan Rusun yang dilaksanakan oleh PT Hutama Karya (Persero) atau HK ini harus menjadi pemacu semangat dalam percepatan infrastruktur lainnya," terang Iwan dikutip dari laman Ditjen Perumahan.

Pada kesempatan itu, Iwan juga menyampaikan bahwa Menteri PUPR Basuki Hadimuljono pada Peringatan HUT ke-79 RI di Kampus Kementerian PUPR juga menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas capaian serta raihan sejumlah Rekor MURI dalam pembangunan infrastruktur dan perumahan di IKN.

Apalagi Kementerian PUPR bersama para penyedia jasa kontruksi terus berupaya berinovasi dalam pembangunan IKN dengan menghasilkan infastruktur yang lebih berkualitas, lebih baik dengan kecanggihan, serta kecepatan teknologi yang berbeda.

Adanya Rekor MURI, imbuhnya, juga menjadi pencapaian dari para penyedia jasa dan Kementerian PUPR sebagai upaya membangun industri kontruksi ke depan.

Selain itu adanya kecepatan dan pemanfaatan teknologi juga menjadi barometer pembangunan berbagai infrastruktur yang akan dilaksanakan secara merata di seluruh Indonesia.

"Pembangunan infrastruktur merupakan bagian dari upaya kebangkitan sektor konstruksi Indonesia. Selain itu juga menjadi kesempatan penyedia jasa menunjukkan kemampuan serta teknologi serta potret kemajuan industri konstruksi Indonesia kepada dunia internasional," pungkas Iwan.

https://ikn.kompas.com/read/2024/09/17/100000087/proyek-rusun-asn-2-di-ikn-sabet-tiga-rekor-muri

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com