Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Arsari Group Milik Hashim Hadirkan Fasilitas Olahraga Berkuda di IKN

Kabar terbaru yang menarik perhatian adalah rencana pembangunan fasilitas olahraga berkuda atau equestrian di IKN oleh Arsari Group, yang terafiliasi dengan pengusaha terkemuka Hashim Djojohadikusumo.

Rencana ini terungkap setelah pertemuan antara Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, dengan Aryo Puspito Setiaki Djojohadikusumo dari Arsari Group di City Hall, IKN, pada Jumat (11/4/2025).

Sebagaimana diketahui, Aryo merupakan putra tertua dari Hashim Djojohadikusumo, dan sekaligus keponakan Presiden Prabowo Subianto.

Sekretaris Otorita IKN Bimo Adi Nursanthyasto mengungkapkan, saat ini pihak otorita sedang dalam proses mencari lokasi alternatif yang ideal untuk membangun fasilitas olahraga berkuda beserta seluruh ekosistem pendukungnya.

Lokasi yang saat ini sedang dijajaki berada di Wilayah Pengembangan (WP) 1 di IKN.

"Kami sedang menjajaki lokasi yang tepat untuk olahraga berkuda dan ekosistemnya," ujar Bimo kepada Kompas.com, Sabtu (12/4/2025).

Meskipun lokasi pasti belum ditentukan, proses penjajakan ini menunjukkan keseriusan Otorita IKN dalam menghadirkan beragam fasilitas olahraga untuk mendukung gaya hidup sehat dan menarik di ibu kota baru.

Menurut Bimo, Arsari Group memulai proyek ini pada tahun 2025. Namun, belum diketahui nilai investasi yang akan dibenamkan.

"Arsari Group yang akan membangun, dan rencananya tahun ini sudah mulai," imbuhnya.

Kehadiran fasilitas olahraga berkuda ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana untuk berolahraga, tetapi juga berpotensi untuk mendukung pengembangan komunitas equestrian di IKN serta menarik wisatawan yang memiliki minat terhadap olahraga ini.

Pengembangan olahraga berkuda juga sejalan dengan visi Presiden Republik Indonesia untuk menjadikan IKN sebagai kota yang dinamis dan berwawasan global.

Ke depannya, keberadaan fasilitas equestrian di IKN diharapkan dapat menarik minat para atlet berkuda, pecinta olahraga ini, hingga wisatawan domestik dan internasional.

Hal ini akan semakin memperkuat posisi IKN sebagai kota masa depan yang lengkap, berdaya saing, dan memiliki kualitas hidup yang tinggi.

Selain rencana pengembangan fasilitas olahraga berkuda, Arsari Group juga memiliki rencana strategis lainnya di IKN, yaitu pembangunan di sejumlah sektor.

Berikut proyek-proyek yang akan dikembangkan Arsari Group di IKN:

1. Proyek Penyediaan Air Bersih

Arsari Group berencana membangun bendungan skala jumbo sebagai sumber air baku untuk penyediaan air bersih di wilayah IKN dan sekitarnya, termasuk Balikpapan, dan Penajam Paser Utara (PPU).

Sejak 2016, Arsari bekerja sama dengan konsultan air dari Belanda, Witteveen Bos, untuk mengkaji potensi pasokan air.

Studi tersebut menunjukkan, topografi wilayah mendukung pembangunan bendungan untuk menyediakan air melimpah.

Rencana ini pun diungkapkan kembali pada 10 April 2025 oleh Wali Kota Balikpapan Rudy Mas'ud dan Direktur Utama Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) Yudi Saharuddin.

Arsari membangun bendungan untuk menyuplai air baku ke IKN, Penajam Paser Utara, dan Balikpapan, dengan kapasitas awal 1.000 hingga 2.000 liter per detik.

Proyek ini dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) dengan Bupati PPU dan penawaran resmi ke Wali Kota Balikpapan.

Namun, realisasi proyek diperkirakan memakan waktu 2-3 tahun karena proses perizinan yang kompleks.

2. Konservasi dan Reboisasi

Arsari Group aktif dalam pelestarian lingkungan di sekitar IKN. Melalui Yayasan Arsari Djojohadikusumo (YAD), mereka mengelola Pusat Suaka Orangutan (PSO Arsari) di PPU, bekerja sama dengan Otorita IKN sejak Februari 2023.

PSO ini bertujuan melindungi orangutan yang tidak dapat dilepasliarkan, mendukung visi IKN sebagai kota hutan yang berkelanjutan.

PSO ini baru dimulai pembangunannya pada Rabu (9/4/2025) dengan memanfaatkan Pulau Kelawasan seluas 14 hektar.

Selain itu, Arsari bertanggung jawab atas reboisasi 172.000 hektar lahan untuk memulihkan ekosistem hutan dan mitigasi perubahan iklim.

3. Proyek Biofuel

Arsari Group juga merencanakan pengembangan biofuel melalui kerja sama dengan LanzaTech, perusahaan biorefinery asal Amerika Serikat.

Proyek ini fokus pada pemanfaatan bahan baku seperti limbah kehutanan untuk menghasilkan bahan bakar bio dan biomaterial, mendukung keberlanjutan lingkungan di wilayah IKN.

https://ikn.kompas.com/read/2025/04/12/173439287/arsari-group-milik-hashim-hadirkan-fasilitas-olahraga-berkuda-di-ikn

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar