NUSANTARA, KOMPAS.com - Universitas Gunadarma menjadi universitas pertama yang mulai menyelenggarakan perkuliahan di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Sebanyak 48 mahasiswa menjadi bagian dari angkatan pertama Universitas Gunadarma IKN. Mereka berasal dari delapan program studi, yakni Teknik Sipil, Sistem Informasi, Manajemen, Akuntansi, Psikologi, Arsitektur, Ilmu Komunikasi, dan Informatika.
Baca juga: ITS Sabet Juara Umum Kontes Robot Terbang Indonesia 2026 di IKN
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyambut mahasiswa angkatan pertama tersebut dalam kuliah umum yang digelar di Gedung N1 Universitas Gunadarma IKN, Senin (28/09/2026).
Basuki mengatakan, kehadiran perguruan tinggi di IKN melengkapi ekosistem pendidikan di Nusantara.
"Dengan adanya Gunadarma, ini (perguruan tinggi) akan melengkapi ekosistem pendidikan dari PAUD, SD, SMP, SMA, hingga universitas. Mudah-mudahan ekosistem perkotaan di IKN akan makin lengkap," kata Basuki, dikutip dari keterangan resmi, Rabu (30/09/2026).
Kehadiran Universitas Gunadarma di IKN merupakan hasil kolaborasi antara Universitas Gunadarma, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), dan Otorita IKN.
Kolaborasi tersebut mencakup rencana pendirian Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Kedokteran Universitas Gunadarma di IKN dengan pendampingan FKUI.
Rektor Universitas Gunadarma E.S. Margianti mengatakan pihaknya bersama FKUI dan Otorita IKN akan mengupayakan pengembangan PSDKU untuk Program Studi Kedokteran di IKN.
"Kami bersama FKUI dan Otorita IKN akan bersama-sama mengupayakan pengembangan PSDKU untuk Program Studi Kedokteran di IKN," ujar Margianti.
Baca juga: 36 Persen Hutan IKN Dicaplok Pendatang, Satu Orang Kuasai 5 Hektar
Dia mengatakan, kampus Universitas Gunadarma di IKN yang berada di Gedung N1 memiliki tiga bangunan yang pembangunannya akan terus dilanjutkan.
Margianti juga mengatakan Program Kedokteran Universitas Gunadarma di Jakarta telah terakreditasi unggul. Program yang dikembangkan di IKN diharapkan dapat berkembang dan memperoleh akreditasi unggul.
Sementara itu, Dekan FKUI Anna Rozaliani mengatakan kerja sama antara Gunadarma, FKUI, dan Otorita IKN tidak hanya berkaitan dengan pembangunan institusi pendidikan.
Anna berharap IKN dapat menjadi laboratorium kehidupan atau living laboratory untuk pendidikan, kesehatan, riset, teknologi, dan inovasi.
"Ini luar biasa potensinya, kita perlu memikirkan ini kekuatan besar untuk Indonesia. Kita tidak hanya membangun institusi, tetapi juga ekosistem," ujar Anna.
Dalam agenda tersebut, turut diperkenalkan lima mahasiswa dari masyarakat lokal yang menjadi penerima beasiswa Universitas Gunadarma.
Baca juga: 420 Hektar Tahura Bukit Soeharto IKN Terbakar
Salah satunya Muhammad Latif, mahasiswa Teknik Sipil asal Penajam Paser Utara. Dia mengatakan mahasiswa angkatan pertama ingin menjadi teladan bagi mahasiswa yang akan datang.
"Kami menjadi salah satu angkatan yang menjadi role model bagi adik kelas ke depannya. Rencana kami di bidang akademik tentu ingin mendapatkan IPK 4 dan menjadi salah satu inovator muda yang dapat berkontribusi besar di Indonesia, terutama di daerah Ibu Kota Nusantara," kata Latif.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.