Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Semalam, Bahlil Tour Eksklusif IKN, Basuki Jadi Pemandunya

Udara Kalimantan yang lembap berpadu dengan pendar lampu futuristik dari bangunan-bangunan monumental yang kini bukan lagi sekadar maket di atas meja kerja.

Semalam, suasana khidmat namun penuh optimisme menyelimuti kedatangan Presiden Prabowo Subianto yang didampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia.

Melalui unggahan akun Instagram terbarunya, Bahlil membagikan fragmen perjalanan "sidak" kenegaraan ini.

"Semalam, (Senin, 12 Januari 2025), saya tiba di IKN untuk mendampingi Bapak Presiden Prabowo yang akan meninjau progres pembangunan dan kesiapan infrastruktur utama," tulis Bahlil.

Langkah kaki para pemangku kepentingan di IKN ini mengirimkan pesan kuat ke dunia internasional: Indonesia serius dalam memindahkan pusat gravitasi kepemimpinannya.

Di bawah sorotan lampu yang menyinari pilar-pilar putih setinggi puluhan meter, Bahlil tampak memperhatikan setiap detail fisik bangunan yang telah mencapai tahap akhir penyelesaian.

Tur Eksklusif Bersama Sang "Arsitek" Basuki Hadimuljono

Tidak hanya mendampingi Presiden, Bahlil juga menyempatkan diri untuk berkeliling meninjau titik-titik krusial lainnya di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Tak tanggung-tanggung, "pemandu wisatanya" adalah sosok di balik layar ketangguhan fisik IKN, yakni Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono.

"Saya juga diajak berkeliling oleh Kepala Otorita IKN Pak Basuki untuk melihat sejumlah titik yang telah dibangun dan terus disempurnakan," tambah Bahlil.

Sinergi antara Bahlil, sebagai representasi energi dan investasi, dengan Basuki, sebagai panglima infrastruktur memperlihatkan betapa IKN kini sedang disiapkan untuk menjadi kota mandiri yang smart dan hijau.

Dari area sumbu kebangsaan hingga penataan lanskap yang dipenuhi pohon endemik, setiap sudut IKN kini sedang bersolek menuju target penyelesaian besar pada tahun 2026 ini.

Foto-foto yang beredar memperlihatkan interaksi santai namun serius antara Bahlil, Basuki, Gubernur Kalimantan Timur, Rahmad Mas'ud, dan Wali Kota Balikpapan Rudy Mas'ud.

Konvergensi para pemimpin muda dan senior ini di Bukit Bendera ini menggambarkan transisi kepemimpinan yang harmonis.

IKN bukan lagi sekadar proyek "pindah kantor", melainkan upaya menciptakan ekosistem hidup di mana teknologi, alam, dan birokrasi yang adaptif bersatu.

https://ikn.kompas.com/read/2026/01/13/154555287/semalam-bahlil-tour-eksklusif-ikn-basuki-jadi-pemandunya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com